| JudulANALISIS TINGKAT PENDAPATAN DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA PADA MASYARAKAT TERDAMPAK BENCANA LIKUIFAKSI DI KELURAHAN PETOBO, KOTA PALU |
| Nama: Rizki Fitra Ramadhan |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak ABSTRAK Bencana likuifaksi yang terjadi pada 28 September 2018 di Kelurahan Petobo, Kota Palu, telah menimbulkan dampak besar terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat, terutama pada sektor mata pencaharian dan pendapatan rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan tingkat pendapatan masyarakat terdampak likuifaksi serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pendapatan pascabencana. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan survei. Sampel penelitian berjumlah 90 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif, uji beda Paired Sample t-Test, analisis korelasi, dan regresi linier berganda menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan masyarakat mengalami penurunan dari Rp2.597.222 sebelum bencana menjadi Rp2.067.222 setelah bencana. Hasil uji Paired Sample t-Test menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (<0,05), yang berarti terdapat perbedaan pendapatan yang signifikan sebelum dan sesudah bencana. Sebanyak 84 responden mengalami penurunan pendapatan, 3 responden mengalami peningkatan, dan 3 responden lainnya tidak mengalami perubahan. Analisis distribusi pendapatan menunjukkan bahwa hampir seluruh jenis pekerjaan pascabencana mengalami penurunan pendapatan. Hasil regresi linier berganda menunjukkan bahwa variabel umur berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan pascabencana (Sig. 0,001), sedangkan jumlah tanggungan tidak berpengaruh signifikan (Sig. 0,539). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,130 menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan 13% variasi pendapatan pascabencana. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bencana likuifaksi memberikan dampak ekonomi yang signifikan terhadap masyarakat Kelurahan Petobo. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan pemulihan ekonomi yang lebih komprehensif melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan usaha mikro, serta diversifikasi mata pencaharian masyarakat terdampak. Kata Kunci: pendapatan, likuifaksi, pemulihan ekonomi, Petobo, pascabencana. |