| JudulAnalisis Kadar Natrium, Flavonoid, Saponin, Alkaloid, Dan Daya Terima Pada Bolu Kukus Formulasi Labu Siam (Sechium Edule) Dan Tepung Bekatul (Oryza Sativa L) Sebagai Camilan Sehat |
| Nama: INDAH PUSPITASARI |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak INDAH PUSPITASARI. Analisis Kadar Natrium, Flavonoid, Saponin, Alkaloid, dan Daya Terima Pada Bolu Kukus Formulasi Labu Siam (Sechium edule) dan Tepung Bekatul (Oryza sativa L) sebagai Camilan Sehat. (dibimbing oleh Prof. Dr. Jamaluddin M. Sakung, S.Pd,M.kes) Program Studi Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tadulako Hipertensi merupakan kondisi ketika tekanan darah sistolik ?140 mmHg atau tekanan darah diastolik ? 90 mmHg. Penanganan hipertensi dapat dilakukan secara farmakologis maupun nonfarmakologis. Salah satu upaya nonfarmakologis adalah melalui pengembangan camilan sehat seperti bolu kukus yang diformulasi dengan labu siam dan tepung bekatul, yang memiliki kandungan rendah natrium serta mengandung flavonoid, saponin, dan alkaloid yang berperan dalam menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar natrium, flavonoid, saponin, alkaloid, serta daya terima pada bolu kukus formulasi labu siam dan tepung bekatul sebagai camilan sehat. Desain penelitian menggunakan metode kuantitatif pre-eksperimental berbasis uji laboratorium untuk menentukan zat gizi dan zat non gizi, sedangkan untuk daya terima menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari tiga formula. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar natrium terendah adalah F2 (60 g : 40 g) sebesar 14,40 mg/100 g. Kadar flavonoid tertinggi terdapat pada F3 (40 g : 60 g) sebesar 2,88 mgQE/100 g. Kadar saponin tertinggi diperoleh pada F3 (40 g : 60 g) 51,92 mg/100 g, sedangkan kadar alkaloid tertinggi diperoleh pada F3 (40 g : 60 g) 1,52 mgCe/100 g. Uji daya terima menunjukkan bahwa pada parameter warna berdasarkan uji hedonik tidak terdapat perbedaan yang signifikan antarformula bolu kukus (p>0,05). Namun, pada warna mutu hedonik serta uji dan mutu hedonik aroma, tekstur, dan rasa terdapat perbedaan yang signifikan (p<0,05). Berdasarkan penilaian keseluruhan menggunakan metode De Garmo, formula terpilih adalah F2. Disarankan penelitian lanjutan mengevaluasi efektivitas produk terhadap penurunan tekanan darah, serta memodifikasi resep untuk meningkatkan warna, aroma, tekstur, dan rasa produk. Kata Kunci :Bolu Kukus, Hipertensi, Labu Siam, Tepung Bekatul |