| JudulAnalisis Kebijakan Pengelolaan Obat DiPuskesmas Ampibabo Ka Parigi Moutong Tahun 2025. |
| Nama: NURNAJWATI |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Penelitian ini bertujuan menggali pelaksanaan kebijakan pengelolaan obat di Puskesmas Ampibabo dengan model segitiga kebijakan, yaitu kejelasan aturan, kecukupan SDM farmasi, dukungan dan pengawasan dinas kesehatan, serta sarana prasarana dan layanan kurang optimal di wilayah pesisir. Metode penelitian ini adalah penelitian yang menggunakan metode kualitatif, Penelitian ini memakai pendekatan studi kasus, yakni bertujuan untuk menggali pemahaman mendalam tentang implementasi kebijakan pengelolaan obat melalui perspektif aktor-aktor yang terlibat (kepala Puskesmas, petugas farmasi, dan staf Dinas Kesehatan). Hasil temuan nunjukan kejelasan isi kebijakan pengelolaan obat di Puskesmas Ampibabo telah mencapai tingkat yang baik. Ketersediaan sumber daya manusia kefarmasian di Puskesmas Ampibabo telah melampaui standar minimal yang ditetapkan Permenkes Nomor 74 Tahun 2016, Dukungan kebijakan dan pengawasan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong telah memberikan kontribusi positif terhadap implementasi kebijakan pengelolaan obat di Puskesmas Ampibabo. Sarana dan prasarana fisik serta kepemimpinan manajerial Puskesmas Ampibabo telah menciptakan lingkungan yang mendukung implementasi kebijakan pengelolaan obat. Fasilitas penyimpanan obat yang memenuhi standar keamanan dan sanitasi, Integrasi dari keempat faktor dalam kerangka segitiga kebijakan menunjukkan bahwa Puskesmas Ampibabo telah mencapai tingkat implementasi kebijakan pengelolaan obat yang efektif. Kesimpulan kebijakan pengelolaan obat di puskesmas Ampibabo sudah berjalan sesuai Permenkes No,74/2016, dan penerapannya memerlukan sosialisasi yang berkesinambungan. |