Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulPERILAKU PENERIMA BANTUAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN DALAM PENANGANAN STUNTING DI KELURAHAN PANTOLOAN BOYA KECAMATAN TAWAELI
Nama: VISTA YOLANDA
Tahun: 2026
Abstrak
ABSTRAK VISTA YOLANDA. Perilaku Penerima Bantuan Program Keluarga Harapan Dalam Penanganan Stunting di Kelurahan Pantoloan Boya Kecamatan Tawaeli. (Dibimbing oleh Arwan dan Achmad Herman). Program Studi Kesehatan Masyarakat Program Magister Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tadulako Tesis, Desember 2025 Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan yang menonjol di Kelurahan Pantoloan Boya, meskipun wilayah ini merupakan salah satu dengan jumlah penerima Program Keluarga Harapan (PKH) cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku penerima bantuan PKH dalam penanganan stunting menggunakan perspektif teori Lawrence Green yang meliputi faktor predisposisi, faktor pemungkin, dan faktor penguat. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan terdiri dari ibu penerima PKH sebagai informan utama, pendamping PKH dan kader kesehatan sebagai informan kunci, serta perangkat kelurahan sebagai informan tambahan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis isi dengan penyajian naratif. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor predisposisi dalam hal ini pengetahuan, sikap dan keyakinan penerima PKH dalam penanganan stunting sudah cukup baik dilihat dari pemahaman tentang stunting, dan praktik pemberian ASI dan MP-ASI. Faktor pemungkin seperti akses layanan kesehatan, keberadaan posyandu, pustu, dan bantuan PKH sebenarnya cukup memadai, tetapi pemanfaatan untuk gizi anak belum optimal karena sebagian dana lebih diprioritaskan untuk kebutuhan Pendidikan anak. Faktor penguat seperti dukungan keluarga dan lingkungan cukup terlihat, namun belum ada sistem penghargaan atau insentif yang terstruktur untuk memotivasi keluarga mengubah perilaku secara berkelanjutan. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu perilaku penerima PKH dalam penanganan stunting telah menunjukkan kemajuan, tetapi belum berjalan optimal karena hambatan pada pemahaman ibu, pemanfaatan bantuan, dan lemahnya dukungan sosial yang terstruktur. Penguatan edukasi, optimalisasi pendampingan PKH, serta pengembangan sistem penghargaan berbasis masyarakat direkomendasikan untuk meningkatkan efektivitas ibu dalam upaya pencegahan stunting. Kata Kunci : Stunting, PKH, Faktor Predisposisi Faktor Enabling, Faktor Reinforcing, Perilaku Kesehatan.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up