Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulFAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAWUA KABUPATEN POSO
Nama: NUR ARSYI AULIA
Tahun: 2026
Abstrak
NUR ARSYI AULIA. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian ISPA pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kawua Kabupaten Poso (di bawah bimbingan Stefiani Bengan Laba & Muh. Jusman Rau). Peminatan Epidemiologi Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tadulako Palu Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyakit yang paling sering terjadi pada balita dan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat karena dapat meningkatkan angka kesakitan pada anak usia di bawah lima tahun. Balita merupakan kelompok rentan karena sistem kekebalan tubuhnya belum berkembang secara optimal. Berdasarkan data di wilayah kerja Puskesmas Kawua Kabupaten Poso, ISPA masih termasuk dalam sepuluh besar penyakit terbanyak pada balita. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita di wilayah kerja Puskesmas Kawua Kabupaten Poso. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 102 responden dengan teknik stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan nilai ? < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kebiasaan merokok anggota keluarga (p = 0,000), status gizi (p = 0,042), dan pemberian ASI eksklusif (p = 0,000) dengan kejadian ISPA pada balita. Sedangkan riwayat imunisasi tidak berhubungan dengan kejadian ISPA (p = 0,419). Kesimpulannya, kebiasaan merokok anggota keluarga, status gizi, dan pemberian ASI eksklusif merupakan faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita. Disarankan kepada petugas kesehatan untuk meningkatkan edukasi mengenai rumah bebas asap rokok, pemantauan status gizi melalui posyandu, serta pentingnya pemberian ASI eksklusif guna menurunkan angka kejadian ISPA pada balita. Kata Kunci: ISPA, Balita, Kebiasaan Merokok, Status Gizi, Imunisasi, ASI Eksklusif

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up

#