Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulFAKTOR YANGBERHUBUNGANDENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PANTOLOAN
Nama: AYU SYAHDILA SARI
Tahun: 2026
Abstrak
ABSTRAK Ayu Syahdila Sari. Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Pantoloan. (di bawah Bimbingan Ibu Rasyika Nurul Fadjriah) Departemen Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tadulako Palu Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada balita yang ditandai dengan nilai z-score tinggi badan menurut umur berada pada rentang <-3 SD hingga <-2 SD, dan hingga kini masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia. Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2023 prevalensi stunting nasional masih mencapai 21,5?n belum memenuhi target nasional sebesar 14%. Permasalahan gizi kronis berkelanjutan akibat pola asuh yang belum optimal, keterbatasan akses terhadap air bersih dan sanitasi layak, serta belum meratanya pemanfaatan layanan kesehatan, sehingga berdampak pada tingginya angka stunting di tingkat daerah. Pada Wilayah Kerja Puskesmas Pantoloan Kota Palu tahun 2024 dengan prevalensi sebesar 28,57% atau sebanyak 140 balita stunting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di wilayah tersebut menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, melibatkan populasi sebanyak 490 balita dan sampel 108 balita yang dipilih melalui teknik proportionate stratified sampling, dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner serta analisis univariat dan bivariat melalui uji chi-square pada tingkat signifikansi ? <0,05, yang menunjukkan adanya hubungan antara pola asuh orang tua (p=0,000), ketersediaan sumber air bersih (p=0,006), dan kepemilikan jamban (p=0,007) dengan kejadian stunting pada balita, sehingga hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi tenaga kesehatan dalam memperkuat upaya edukasi dan intervensi pencegahan stunting secara terarah dan berkelanjutan guna menurunkan prevalensi stunting serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Kata Kunci : Stunting, Pola Asuh Orang Tua, Sanitasi Lingkugan

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up