Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulIdentifikasi Karakteristik Ecoenzyme Dengan Variasi Bahan Baku Kulit Jeruk Dan Campuran Sisa Sayuran
Nama: NUR AFNI KONO
Tahun: 2026
Abstrak
Sampah nasional mengalami fluktuasi dengan jumlah mencapai 27,5 juta ton pada tahun 2020, 28,4 juta ton, pada tahun 2021, 37,6 juta ton pada tahun 2022, 19,3 juta ton pada tahun 2023 dan 25,8 juta ton pada tahun 2024. Sehingga pada tahun 2022 menjadi periode dengan timbulan sampah terbanyak di Indonesia dalam 5 tahun terakhir dengan total mencapai 37,6 juta ton/tahun sampah Berdasarkan jenis komposisi sampah, sebanyak 41% timbunan tersebut merupakan sampah organik berupa sisa makanan yang diperoleh dari sampah rumah tangga. Salah satu upaya pengelolaan sampah organik yang ramah lingkungan adalah pembuatan ecoenzyme melalui proses fermentasi limbah organik. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis Bakteri Asam Laktat (BAL) serta mengetahui kualitas ecoenzyme berdasarkan pH, suhu, warna, dan aroma Penelitian dilakukan secara deskriptif dengan pendekatan uji organoleptik, uji insitu, dan uji laboratorium pada ecoenzyme berbahan kulit jeruk dan campuran sisa sayuran. Hasil penelitian menunjukkan ecoenzyme kulit jeruk memiliki pH 2,79, suhu 28, 1°C, berwarna cokelat segar dan aroma asam khas fermentasi, dengan jenis BAL. Lactobaccillus dan Staphylococcus aureus, Sedangkan pada ecoenzyme campuran sisa sayuran memiliki pH 2,66, suhu 28,2°C, berwarna cokelat segar dan aroma asam khas fermentasi, dengan jenis BAL Lactobacillus dan Escherichia coli. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa ecoenzyme dengan bahan baku kulit jeruk dan campuran sisa sayuran memiliki kualitas fisik yang baik. Disarankan bagi seluruh masyarakat dapat memanfaatkan limbah organik rumah tangga seperti kulit buah dan sisa sayuran sebagai ecoenzyme guna mengurangi timbulan sampah sekaligus menghasilkan produk yang bermanfaat bagi lingkungan.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up

kentangbet https://medwinsoft.com/