| JudulPengaruh Safety Leadership Terhadap Safety Behavior Pekerja PT. Pelindo Terminal Petikemas Pantoloan |
| Nama: MUHAMMAD FAHREZI |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Safety behavior merupakan perilaku proaktif pekerja dalam mematuhi aturan dan prosedur keselamatan kerja guna mengurangi risiko kecelakaan kerja. Penerapan safety behavior sangat penting pada industri operasional bongkar muat petikemas yang memiliki risiko tinggi, seperti kegiatan stuffing, stripping, dan lifting yang berpotensi menimbulkan bahaya tertimpa kontainer, tertabrak truk, dan kebakaran alat berat. Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan tahun 2023, tercatat sebanyak 370.747 kasus kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja di Indonesia. PT. Pelindo Terminal Petikemas Pantoloan merupakan salah satu pelabuhan dengan aktivitas bongkar muat tinggi sehingga penerapan perilaku keselamatan menjadi sangat penting. Hasil observasi menunjukkan bahwa kebijakan K3 telah diterapkan dan APD telah disediakan, namun sosialisasi kebijakan keselamatan masih terbatas serta penggantian APD yang rusak dinilai lambat. Data internal juga mencatat tiga kasus kecelakaan kerja periode JanuariāAgustus 2025 akibat unsafe action pekerja. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh safety leadership terhadap safety behavior dengan metode kuantitatif desain cross-sectional dan teknik total sampling sebanyak 58 pekerja. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara safety motivation (p=0,001), safety policy (p=0,000), dan safety concern (p=0,001) dengan safety behavior dan safety policy sebagai variabel dominan (Exp(B)=11,8). Kesimpulannya, safety leadership berpengaruh signifikan terhadap peningkatan safety behavior pekerja. Disarankan perusahaan melakukan inovasi melalui digitalisasi SOP berbasis kode QR yang mudah diakses dan dipahami, serta memastikan penggantian dan pemenuhan APD secara tepat waktu sebagai bentuk tanggung jawab pimpinan guna mendukung peningkatan perilaku keselamatan dan mencegah kecelakaan kerja. |