Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulFaktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders Pada Buruh Bagasi Di Pelabuhan Penumpang Pantoloan
Nama: NURHIDAYAT
Tahun: 2026
Abstrak
Musculoskeletal Disorders (MSDs) merupakan gangguan pada sistem otot, sendi, dan jaringan pendukung yang disebabkan oleh aktivitas kerja berulang, beban fisik berlebih, serta postur tubuh yang tidak ergonomis. Buruh bagasi menjadi kelompok dengan risiko tinggi mengingat aktivitas kerja mereka melibatkan pengangkatan, membawa, mendorong, dan menarik beban berat secara terus-menerus. Secara global, WHO melaporkan 1,71 miliar kasus MSDs, sementara ILO menyatakan sekitar 60% penyakit akibat kerja termasuk dalam kategori MSDs. Di Indonesia, keluhan MSDs mencapai 16% masalah kesehatan tenaga kerja, dan di Sulawesi Tengah prevalensinya sebesar 7,3?ngan 41,211 kasus. Penelitian ini dilakukan karena tingginya angka keluhan, termasuk 40% buruh bagasi di Pelabuhan Penumpang Pantoloan yang mengalami low back pain akibat beban kerja berat dan kurangnya penerapan ergonomi. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor yang berhubungan dengan keluhan MSDs dengan desain cross-sectional, melibatkan populasi 99 pekerja dan sampel 79 responden menggunakan rumus Slovin dengan teknik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara usia (p=0,000), masa kerja (p=0,003), dan beban kerja fisik (p=0,000) dengan keluhan MSDs, di mana beban kerja fisik merupakan faktor paling dominan. Disimpulkan bahwa usia, masa kerja, dan beban kerja memiliki hubungan yang dapat memicu MSDs, sehingga instansi disarankan untuk membuat program pelatihan ergonomi yang dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya penyelarasan antara aktivitas fisik dan lingkungan kerja guna memitigasi risiko cedera otot. Melalui pemahaman mendalam mengenai penyesuaian stasiun kerja secara mandiri dan penerapan mekanika tubuh yang efisien dapat memperkecil risiko MSDs.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up

#