| JudulFaktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Kamonji Kota Palu |
| Nama: UMY MASITHA |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Diare merupakan salah satu penyakit menular dengan angka kejadian tinggi dan masih menjadi penyebab utama kematian anak balita dan sering kali memicu Kejadian Luar Biasa (KLB). Pada tahun 2025 angka prevalensi diare pada balita mencapai 11,04%, dengan jumlah kasus sebanyak 181 di Puskesmas Kamonji, tingginya angka kasus ini erat kaitannya dengan perilaku hidup bersih dan sehat yang belum optimal serta kondisi sanitasi lingkungan rumah yang tidak memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Kamonji Kota Palu. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh balita di wilayah kerja Puskesmas Kamonji dengan jumlah sampel sebanyak 95 responden yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Data dianalisis secara statistik menggunakan uji regresi logistik hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang berhubungan secara signifikan dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Kamonji adalah variabel kondisi SPAL p=0,001, perilaku ibu dalam mencuci tangan p=0,045, dan pemberian ASI eksklusif p=0,008. Sedangkan variabel yang tidak berhubungan secara signifikan dengan kejadian diare adalah variabel ketersediaan jamban yang layak p=0,067. Oleh karena itu, masyarakat khususnya ibu balita disarankan untuk menerapkan kebiasaan mencuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah beraktivitas, memberikan ASI eksklusif kepada bayi hingga usia 6 bulan, serta menjaga kebersihan dan kelancaran saluran pembuangan air limbah di sekitar rumah sebagai langkah nyata dalam mencegah kejadian diare pada balita. |