| JudulPerilaku Pencegahan Kejadian Pernikahan Dini Pada Remaja Di Desa Padende Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi |
| Nama: MARINI PUTRI ANGGRAENI |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Pernikahan dini masih menjadi permasalahan yang berdampak pada kesehatan, pendidikan, dan sosial remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perilaku pencegahan pernikahan dini pada remaja di Desa Padende menggunakan pendekatan Health Belief Model (HBM). Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan berjumlah 8 orang yang terdiri dari 6 remaja, 1 tenaga kesehatan, dan 1 informan pendukung. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan remaja tentang pernikahan dini sudah cukup baik, namun belum merata karena sumber informasi lebih banyak berasal dari teman sebaya dan media sosial. Persepsi kerentanan (perceived susceptibility) menunjukkan bahwa sebagian remaja merasa tidak berisiko, meskipun sebenarnya masih rentan terhadap pengaruh lingkungan. Persepsi manfaat (perceived benefit) tergolong baik, ditandai dengan pemahaman pentingnya menunda pernikahan demi pendidikan dan kesiapan masa depan, namun belum sepenuhnya diterapkan. Persepsi hambatan (perceived barrier) menjadi faktor dominan, meliputi tekanan teman sebaya, keluarga, lingkungan sosial, serta keterbatasan akses informasi . Sebagian remaja telah melakukan upaya pencegahan seperti menjaga pergaulan, menghindari perilaku berisiko, dan memprioritaskan pendidikan. Disimpulkan bahwa perilaku pencegahan dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berkaitan. Diperlukan dukungan dari keluarga, masyarakat, dan tenaga kesehatan untuk meningkatkan efektivitas pencegahan. |