Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulPengaruh Perubahan Iklim Terhadap Trend Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Kota Palu Tahun 2015-2024
Nama: NUR FAIGA JUNIANTI
Tahun: 2026
Abstrak
Perubahan iklim merupakan salah satu faktor lingkungan yang berperan dalam dinamika penyakit berbasis vektor, termasuk Demam Berdarah Dengue (DBD). Kota Palu memiliki karakteristik iklim tropis cenderung kering dengan suhu udara relatif tinggi dan stabil, curah hujan rendah hingga sedang, serta variasi kelembapan dan kecepatan angin sepanjang tahun. Kejadian DBD di Kota Palu menunjukkan pola fluktuatif setiap tahun dan diduga berkaitan dengan perubahan unsur iklim. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perubahan iklim terhadap tren kejadian DBD di Kota Palu tahun 2015–2024. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain studi ekologi (time series) menggunakan data sekunder. Variabel iklim yang dianalisis meliputi suhu udara, kelembapan udara, kecepatan angin, curah hujan, dan jumlah hari hujan. Analisis bivariat menggunakan uji korelasi Spearman secara tahunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan faktor iklim dan kejadian DBD bervariasi setiap tahun. Suhu udara signifikan pada tahun 2015 (p=0,000) dan 2016 (p=0,018). Kecepatan angin signifikan pada tahun 2015 (p=0,031) dan 2023 (p=0,000). Curah hujan signifikan pada tahun 2015 (p=0,031) dan 2022 (p=0,048), sedangkan kelembapan udara signifikan pada tahun 2015 (p=0,010) dan 2022 (p=0,045). Jumlah hari hujan hanya signifikan pada tahun 2015 (p=0,022). Pada tahun lainnya, seluruh variabel tidak menunjukkan hubungan signifikan (p-value >0,05). Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa pengaruh faktor iklim terhadap kejadian DBD di Kota Palu tidak konsisten antar tahun dan tidak dapat dianggap sebagai faktor dominan jangka panjang. Fluktuasi kejadian DBD dipengaruhi berbagai faktor di luar unsur iklim, sehingga diperlukan pengendalian berkelanjutan melalui penguatan pengelolaan lingkungan, dukungan lintas sektor, partisipasi masyarakat, dan penelitian lanjutan.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up