Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulAnalisis Faktor Lingkungan Dan Pengetahuan Terhadap Keberadaan Jentik Nyamuk Aedes Aegypti Di Wilayah Kerja Puskesmas Sangurara Kota Palu
Nama: WIDIANA
Tahun: 2026
Abstrak
Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi akibat virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Keberadaan jentik nyamuk di lingkungan rumah tangga menjadi indikator penting dalam menilai risiko penularan penyakit ini. Menurut World Health Organization (WHO), terdapat sekitar 390 juta infeksi virus dengue di seluruh dunia setiap tahunnya, dengan sekitar 96 juta kasus di antaranya menunjukkan manifestasi klinis. Di Indonesia, DBD menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang terus dipantau. Di wilayah kerja Puskesmas Sangurara Kota Palu, kasus tercatat 79 pada tahun 2022, meningkat menjadi 96 pada tahun 2023, dan menurun menjadi 70 pada tahun 2024. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan suhu, kelembaban, dan pengetahuan dengan keberadaan jentik nyamuk Aedes aegypti. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional menggunakan uji Fisher’s Exact Test dan Fisher Freeman Halton Exact Test. Populasi penelitian adalah seluruh kepala keluarga di wilayah kerja Puskesmas Sangurara sebanyak 13.591 KK dengan sampel 100 rumah tangga. Pengumpulan data dilakukan melalui pemeriksaan jentik pada seluruh kontainer air di rumah responden serta wawancara menggunakan kuesioner. Hasil menunjukkan nilai HI 20%, CI 23%, BI 40%, dan ABJ 80% yang mengindikasikan kepadatan jentik kategori tinggi. Analisis bivariat menunjukkan ada hubungan signifikan antara suhu (p = 0,016), kelembaban (p = 0,039), dan pengetahuan (p = 0,012) dengan keberadaan jentik nyamuk Aedes aegypti. Variabel yang paling signifikan adalah pengetahuan. Kesimpulan menunjukkan bahwa faktor lingkungan (suhu dan kelembaban) serta pengetahuan berhubungan dengan keberadaan jentik sehingga diperlukan penguatan surveilans jentik dan peningkatan praktik Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) oleh masyarakat untuk menurunkan kepadatan jentik serta risiko penularan DBD.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up

MUSANG178