| JudulHubungan Penerapan Gaya Hidup CERDIK Dengan Kejadian Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Biromaru |
| Nama: FATUR DESTA RAHMAN |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama kematian di dunia dan di Indonesia. Peningkatan kasus di Kabupaten Sigi dari 9.521 kasus pada tahun 2022 menjadi 18.459 kasus pada tahun 2023 menunjukkan perlunya upaya pencegahan berbasis gaya hidup sehat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penerapan gaya hidup CERDIK (Cek kesehatan rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet sehat kalori seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stres) dengan kejadian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Biromaru. Desain penelitian yang digunakan adalah potong lintang (cross-sectional) dengan pengambilan sampel secara purposive. Data diperoleh melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara seluruh komponen gaya hidup CERDIK dengan kejadian hipertensi (p < 0,05). Responden yang tidak menerapkan perilaku CERDIK secara konsisten memiliki risiko lebih tinggi mengalami hipertensi dibandingkan dengan yang menerapkan gaya hidup sehat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan gaya hidup CERDIK berpengaruh terhadap pencegahan hipertensi. Diperlukan peningkatan promosi kesehatan dan edukasi masyarakat mengenai pentingnya perilaku CERDIK guna menekan angka kejadian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Biromaru. Kata Kunci: Hipertensi, Gaya Hidup, CERDIK, Pencegahan |