| JudulFAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS SYEKH AHMAD PUE LASADINDI TOAYA KABUPATEN DONGGALA |
| Nama: AURIEL AZAHRA |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Stunting pada balita mencerminkan kondisi gagal tumbuh akibat asupan gizi yang diberikan dalam waktu yang cukup panjang tidak sesuai dengan kebutuhan, sehingga anak menjadi terlalu pendek untuk seusianya. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Donggala Tahun 2023, prevalensi stunting di wilayah kerja UPTD Puskesmas Syekh Ahmad Pue Lasadindi Toaya mengalami peningkatan tahun 2023 sebesar 31,9?n menurun menjadi 28,2% pada Juli 2024. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja UPTD Puskesmas Syekh Ahmad Pue Lasadindi Toaya Kabupaten Donggala. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian meliputi 522 balita, dengan sampel 84 responden menggunakan rumus slovin. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Metode analisis data menggunakan analisis uji chi-square dengan tingkat signifikansi ? = 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan ibu (p = 0,000), pemberian ASI Eksklusif (p = 0,006), status imunisasi (p = 0,045), dan pendapatan keluarga (p = 0,026). Kesimpulannya yaitu terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu, pemberian ASI eksklusif, status imunisasi, dan pendapatan keluarga terhadap kejadian stunting di wilayah kerja UPTD Puskesmas Syekh Ahmad Pue Lasadindi Toaya Kabupaten Donggala. Diharapkan pihak puskesmas dapat memberikan edukasi gizi berkelanjutan bagi ibu, dukungan terhadap pemberian ASI eksklusif, dan pemberdayaan ekonomi keluarga sebagai strategi pencegahan dan mengurangi angka kejadian stunting di wilayah kerja UPTD Puskesmas Syekh Ahmad Pue Lasadindi Toaya Kabupaten Donggala. |