Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulFAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGGUNAAN METODE OPERASI WANITA (MOW) PADA AKSEPTOR KB AKTIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BIROMARU
Nama: KHAIRUNNISA SUARI
Tahun: 2026
Abstrak
Khairunnisa Suari. Faktor yang berhubungan dengan penggunaan metode operasi wanita (MOW) pada akseptor KB aktif di Wilayah Kerja Puskesmas Biromaru (di bawah bimbingan Rahma Dwi Larasati) Departemen Biostatistik Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tadulako Kontrasepsi MOW adalah metode kontrasepsi mantap yang bersifat sukarela bagi seorang wanita bila tidak ingin hamil lagi dengan cara mengoklusi tuba falopi (mengikat dan memotong atau memasang cincin), sehingga sperma tidak dapat bertemu dengan ovum. Menurut da ta profil Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah pada tahun 2021 Presentase Peserta KB aktif menurut jenis kontrasepsi yang tertinggi adalah Kontrasepsi Suntik 46,35%, Pil 31,77%, implant 10,99%, AKDR 7,29%, MOW 2,30%, kondom 1,20?n MOP 0, 10%. Sedangkan berdasarkan data dari Puskesmas Biromaru pada tahun 2024, jenis kontrasepsi yang digunakan oleh akseptor KB aktif adalah jenis Suntik 57,3%, IUD 22,1%, Pil 21,4%, Implan 21,4%, dan MOW 12,2%, Kondom 0,6% namun untuk pengguna metode kontrasepsi MOP tidak ada. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan penggunaan Metode Operasi Wanita (MOW) pada akseptor KB aktif di Wilayah Kerja Puskesmas Biromaru. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel penelitian ditentukan menggunakan rumus Slovin, dan sampel berjumlah 97 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan Simple random sampling. Analisis data univariat dan analisis bivariat menggunakan uji korelasi pearson. Hasil menunjukkan bahwa pengetahuan (p = 0,000), jumlah anak (p = 0,000), dan dukungan suami (p = 0,000). Disimpulkan bahwa pengetahuan, jumlah anak, dan dukungan suami berhubungan dengan penggunaan MOW di Wilayah Kerja Puskesmas Biromaru. Pada penelitian ini diharapkan untuk tenaga kesehatan agar lebih meningkatkan lagi informasi yang komprehensif terkait penggunaan kontrasepsi permanen khususnya MOW agar jumlah kelahiran terkendali dan tidak terjadi kelahiran yang tidak di inginkan. Kata Kunci: MOW, Pengetahuan, Jumlah Anak, Dukungan Suami.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up