Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulKesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Kebakaran Pada Perawat Di Puskesmas Sangurara
Nama: REFLY TESAR MANGOTING
Tahun: 2025
Abstrak
REFLY TESAR MANGOTING, Kesiapsiagaan Bencana Kebakaran Pada Perawat di Puskesmas Sangurara (di bawah bimbingan Muhammad Sabri Syahrir). Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tadulako November 2025 Kebakaran merupakan kejadian timbulnya api yang tidak diinginkan atau api yang tidak pada tempatnya, dimana kejadian tersebut terbentuk oleh tiga unsur yaitu unsur bahan bakar atau bahan mudah terbakar, oksigen dan sumber panas. Puskesmas merupakan salah satu tempat yang memiliki risiko kebakaran. Potensi bahaya di Puskesmas, selain penyakit infeksi juga potensi bahaya-bahaya lain yang mempengaruhi situasi dan kondisi di Puskesmas, yaitu kecelakaan (peledakan, kebakaran, kecelakaan yang berhubungan dengan instalasi listrik, dan sumber-sumber cidera lainnya), radiasi, bahan-bahan kimia yang berbahaya, gas-gas anastesi, gangguan psikososial dan ergonomi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan jenis penelitian observasional dengan menggunakan metode cross sectional study karena penelitian ini melakukan pengamatan variabel independen dan dependen pada waktu yang sama. Berdasarkan hasil analisis menggunakan uji Chi-Square menunjukkan bahwa adanyaa hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan kesiapsiagaan bencana kebakaran petugas kesehatan masyarakat puskesmas sangurara didapatkan hasil nilai ? Value = 0,000. Sikap seorang petugas pelayanan kesehatan masyarakat baik dalam mementingkan kondisi kenyamanan serta tindakan dalam mengahadapi bencana kebakaran. Dari hasil uji statistik Spearman didapatkan hasil p = 0,737 dengan tingkat kemaknaan p>0,05 yang berarti H0 diterima atau tidak ada hubungan secara signifikan antara tingkat pengetahuan dan sikap tenaga kesehatan dalam kesiapsiagaan bencana persiapan anggota atau tim kesehatan kesiapsiagaan bencana untuk penyedia layanan perawatan saat ini masih sangat terbatas. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi professional perawatan kesehatan sangat diperlukan. Diharapkan bagi petugas kesehatan lebih meningkatkan kesadaran dalam mengikuti pelatihan atau simulasi bencana kebakaran. Kata Kunci : Bencana Kebakaran, Kesiapsiagaan, Penanggulangan

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up