Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulFAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KONSMUMSI JUNK FOOD PADA BALITA (PRASEKOLAH) USIA 3-5 TAHUN DI KELURAHAN BESUSU BARAT KOTA PALU
Nama: CHISYA INDAH SAFIRA PONTOH
Tahun: 2026
Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya masa prasekolah sebagai periode kritis dalam pembentukan perilaku makan sehat guna mencegah terjadinya masalah gizi ganda, khususnya risiko gizi lebih akibat konsumsi junk food yang tinggi lemak, gula, dan kalori namun rendah zat gizi. Berdasarkan Profil Kesehatan Kota Palu Tahun 2025, terdapat 16.943 balita usia 3–5 tahun di 8 kecamatan, dengan 594 balita berada di Kecamatan Palu Timur, dan kasus overweight tertinggi terdapat di Kelurahan Besusu Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku konsumsi junk food pada anak balita usia 3–5 tahun di Kelurahan Besusu Barat, Kota Palu. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi berjumlah 594 yang terdiri dari 5 Kelurahan, dan adapun sampel dari penelitian ini adalah ibu dari balita tersebut yang berjumlah 89, dengan responden ibu balita. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 57,3?lita sering mengonsumsi junk food. Terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan ibu dengan perilaku konsumsi junk food anak (p-value = 0,000), sedangkan sikap ibu (p = 1,00) dan ekspektasi ibu (p = 1,00) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Disimpulkan bahwa pengetahuan ibu merupakan faktor kunci yang berhubungan dengan kebiasaan konsumsi junk food pada balita, sehingga diperlukan edukasi gizi yang lebih intensif bagi orang tua untuk mendukung status gizi anak yang optimal.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up

#