Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulFaktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Anak Usia 12-60 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Pasangkayu I Kabupaten Pasangkayu
Nama: QURATA YUN
Tahun: 2021
Abstrak
Stunting atau malnutrisi kronik merupakan bentuk lain dari kegagalan pertumbuhan. Kejadian balita pendek atau biasa disebut dengan stunting merupakan salah satu masalah gizi yang dialami oleh balita didunia saat ini. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Pasangkayu, kejadian stunting pada tahun 2018 Wilayah kerja Puskesmas Pasangkayu I berada diposisi kedua dengan sebesar (15,7% - 17,4%). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara riwayat pemberian ASI eksklusif, pendapatan keluarga, pengetahuan ibu tentang gizi dan frekuensi ANC dengan kejadian stunting. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Total sampel dalam penelitian ini sebanyak 290 ibu yang memiliki anak usia 12-60 bulan. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Analisis yang digunakan yaitu uji chi-square dengan nilai ? = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa riwayat pemberian ASI eksklusif (? = 0,003), pendapatan keluarga (? = 0,003), pengetahuan ibu tentang gizi (? = 0,004), frekuensi ANC (? = 0,004) berhubungan dengan kejadian stunting anak usia 12-60 bulan. Adapun saran dari penelitian ini yaitu perlunya peran aktif bidan atau kader kesehatan dalam penyuluhan mengenai status gizi pada anak, pentingnya ASI eksklusif untuk mengoptimalkan upaya pencegahan stunting. Kepada ibu balita diharapkan dapat proaktif dalam mengkonsultasikan kehamilan ke pelayanan kesehatan.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up