| JudulPEMBERIAN KALSIUM KARBONAT (CaCO3) DOSIS BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP LOBSTER AIR TAWAR (Cherax Quadricarinatus) |
| Nama: MUH. RAFAL |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Lobster air tawar (Cherax quadricarinatus) merupakan komoditas perikanan air tawar bernilai ekonomi tinggi dan memiliki potensi pasar yang menjanjikan di Indonesia. Pertumbuhan lobster air tawar sangat dipengaruhi oleh perubahan ukuran tubuh yang berkaitan dengan proses molting. Namun, kegagalan molting masih sering menjadi kendala dalam kegiatan budidaya dan dapat berdampak pada kelangsungan hidup lobster. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kalsium karbonat (CaCO?) dengan dosis berbeda terhadap pertumbuhan, kelangsungan hidup, dan frekuensi molting lobster air tawar. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli–Agustus 2025 di Laboratorium Kualitas Air dan Biologi Akuatik, Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu, Sulawesi Tengah. Biota uji yang digunakan sebanyak 200 ekor juvenil lobster air tawar dengan bobot awal 3,16 3,64 g. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan lima ulangan, yaitu tanpa penambahan CaCO? (kontrol), serta penambahan CaCO? dosis 150 mg/L, 200 mg/L, dan 250 mg/L. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan uji lanjut Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian CaCO? berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap pertumbuhan bobot mutlak lobster air tawar. Pertumbuhan tertinggi diperoleh pada dosis 200 mg/L sebesar 1,7 g, sedangkan terendah pada perlakuan kontrol sebesar 1,07 g. Tingkat kelangsungan hidup berkisar 90–100?ngan frekuensi molting 1–3 kali. Kata kunci: Lobster air tawar, CaCO3, Pertumbuhan, Molting |