Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulPengaruh Kedalaman Air Yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Dan Sintasan Larva Ikan Cupang (Betta Splendens)
Nama: MOH. AMIN R K DEBA
Tahun: 2020
Abstrak
ABSTRAK Ikan cupang (Betta splendens) merupakan salah satu jenis ikan hias air tawar yang dibudidayakan di indonesia (Waris, 2018). Ikan ini digemari karena memiliki keunggulan yaitu warna tubuh dan bentuk sirip ekor yang indah dan beragam, terutama pada ikan jantan (Annur, 2015) yang memiliki harga mulai dari 15.000-150.000/ekor sesuai kualitas ikan tersebut. Masalah yang umum terjadi pada kegiatan pembenihan ikan cupang adalah kematian larva pada umur 2 sampai 28 hari (Budiardi dkk., 2005). Effendi (2012) menyatakan bahwa fase larva merupakan fase tersulit dalam kegiatan budidaya ikan. Salah satu penyebabnya karena fase kritis saat larva mengisi gelembung renang. Penelitian ini bertujuan mengkaji pertumbuhan dan sintasan larva ikan cupang yang dipelihara dengan level kedalaman air berbeda pada pemeliharaan larva ikan cupang. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Februari-Maret 2019. Kegiatan pemeliharaan ikan bertempat di Laboratrium Akuakultur, Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu, Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian didesain menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulangan sehingga diperoleh 16 satuan unit percobaan. Perlakuan dalam penelitian ini adalah kedalaman air pada perlakan: A (4 cm), B (8cm), C (12 cm) dan D (16cm). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan rumus Rancangan Acak Lengkap (RAL). Data pertumbuhan dianalisis ragam (ANOVA) dengan menggunakan program minitab 16 versi 17.0. Apabila hasil penelitian pengaruh kedalaman air yang berbeda menunjukkan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan ikan cupang, maka dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada tingkat kepercayaan 95%. Berdasarkan hasil uji beda nyata jujur (BNJ) diatas bahwa perlakuan B berbeda nyata terhadap perlakuan C dan D, tetapi perlakuan B berbeda sangat nyata terhadap perlakuan A. Selain itu, perlakuan A berbeda nyata terhadap perlakuan C dan D, sedangkan perlakuan C tidak berbeda nyata dengan perlakuan D. Kata kunci : Larva ikan cupang, kedalaman air, gelembung renang, pertumbuhan dan sintasan

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up