Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulPERKEMBANGAN OVARIUM IKAN NILA (Oreochromis niloticus) DENGAN PENAMBAHAN MINYAK BIJI BUNGA MATAHARI PADA PAKAN BUATAN
Nama: ARDIANSYAH
Tahun: 2018
Abstrak
Ardiansyah (O 271 11 030), Perkembangan Ovarium Ikan Nila (Oreochromis niloticus) dengan Penambahan minyak Biji Bunga Matahari pada Pakan Buatan. Dr. Ir. Fadly Y. Tantu, M.Si dan Ir Desiana Trisnawati Tobigo, M.Si,2018 ) Ikan nila (Oreochromis niloticus), merupakan ikan air tawar yang memiliki prospek budidaya yang baik, sehingga sangat potensial untuk dikembangkan. Ikan nila memiliki nilai ekonomis tinggi, dapat tumbuh dan berkembang pada perairan tropis maupun subtropis serta memiliki permintaan pasar yang relatif stabil. Ikan nila juga mempunyai keunggulan dalam kegiatan budidaya, seperti daya adaptasi yang tinggi terhadap kondisi lingkungan, sebagai ikan konsumsi bagi masyarakat. Ikan nila (Oreochromis niloticus), memiliki bentuk tubuh memanjang dan pipih, dengan sisik yang keras. Bagian perut terdapat gurat sisi linea lateralis yang membagi tubuh ikan menjadi dua bagian. Kepalanya berbentuk segitiga dengan dengan letak mulut terminal. Mata menonjol dengan bagian tepi mata berwarna putih. Masyarakat pembudidaya diperhadapkan pada lamanya waktu menunggu induk-induk yang matang gonad untuk ketersediaan benih.studi ini mempelajari percepatan kematangan gonad pada ikan nila (O,niloticus) melalui penambahan minyak biji bunga matahari pada pakan buatan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei 2018. Penelitian bertempat di Laboratorium Perikana dan Biologi Akuatik, Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako. penelitian didesain menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan di analisa secara deskriptif. Hasil penelitian menjelaskan bahwa kematangan gonad ikan nila yang baik diperoleh pada perlakuan D penambahan minyak biji bunga matahari sebanyak 2 mL/250 gram pakan buatan dengan jumlah telur yang di peroleh sebanyak 756 butir/ekor ikan.penilaialan indeks kematangan gonad tertinggi dengan terjadi pada perlakuan yang sama dengan nilai 48%.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up