| JudulPROFIL SKOR KONDISI TUBUH (SKT), BOBOT BADAN DAN MORFOMETRIK INDUK SAPI DONGGALA DI DESA NUPABOMBA KECAMATAN TANANTOVEA |
| Nama: ZEFANYA KAWUN |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak ZEFANYA KAWUN (O121 22 1159) Profil Skor Kondisi tubuh (SKT), Bobot Badan dan Morfometrik Induk Sapi Donggala Di desa Nupa Bomba, Kecamatan tanantovea. (Dibimbing Oleh Damry H.B dan Amirudin Dg. Malewa, 2026). Sapi Donggala merupakan rumpun sapi potong lokal asal Donggala, Indonesia yang memiliki potensi adaptasi tinggi pada sistem pemeliharaan rakyat. Evaluasi performa induk dapat dilakukan melalui Skor Kondisi Tubuh (SKT), bobot badan, dan ukuran morfometrik yang saling berkaitan dalam merefleksikan status nutrisi dan produktivitas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan profil SKT, bobot badan, dan morfometrik induk sapi Donggala di Desa Nupa Bomba, Kecamatan Tanantovea. Penelitian dilaksanakan September–Oktober 2025 menggunakan 30 ekor induk sapi betina umur 3–8 tahun yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, penilaian SKT metode Edmonson (skala 1–5), penimbangan bobot badan, serta pengukuran morfometrik (lingkar dada, panjang badan, tinggi pundak, tinggi pinggul, lebar dada, dalam dada, dan lebar pinggul). Analisis menggunakan statistik deskriptif dan ANOVA satu arah. Hasil menunjukkan SKT berada pada kisaran 1,5–3 dengan dominasi SKT 2 dan 2,5. Peningkatan SKT diikuti peningkatan signifikan (P<0,01) pada bobot badan dan sebagian besar parameter morfometrik, terutama lingkar dada dan tinggi pundak. Disimpulkan bahwa SKT berkorelasi dengan bobot badan dan dimensi tubuh, sehingga dapat digunakan sebagai indikator praktis evaluasi performa induk sapi Donggala pada sistem peternakan rakyat. Kata kunci: Sapi Donggala, skor kondisi tubuh, bobot badan, morfometrik, induk sapi |