| JudulHubungan Antara Skor Kondisi Tubuh Dengan Pertambahan Bobot Badan Induk Sapi Donggala Yang Mendapatkan Pakan Tambahan Di Desa Labuan Panimba Kecamatan Labuan |
| Nama: NUR EVA SUSILAH |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak NUR EVA SUSILAH (O121 22 123) Hubungan Antara Skor Kondisi Tubuh dengan Pertambahan Bobot Badan Induk Sapi Donggala yang Mendapatkan Pakan Tambahan Di Desa Labuan Panimba Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Dibimbing Oleh Prof. Ir. Damry H.B, M.Sc.Ag.,Ph.D dan Dr. Ir. Mobius Tanari, M.P., IPU, 2026). Sapi Donggala adalah salah satu jenis sapi potong yang dipelihara di Kabupaten Donggala dan sekitarnya. Ciri-ciri Sapi Donggala yaitu warna tubuh putih abu- abu, putih coklat, dan putih; bentuk tanduk melingkar kesamping atas; gumba kecil; gelambir menggantung hingga tulang dada (antara kaki depan). Pemberian pakan pada sapi dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu sistem penggembalaan (pasture fattening), kereman (dry lot fattening), kombinasi cara pertama dan kedua. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dua pertanyaan berikut: 1.) Apakah ada hubungan antara SKT dan pertambahan bobot badan pada induk sapi Donggala yang mendapatkan pakan tambahan di Desa Labuan Panimba, Kecamatan Labuan? 2.) Apakah ada hubungan antara SKT dan konsumsi pakan tambahan pada induk sapi Donggala yang mendapatkan pakan tambahan di Desa Labuan Panimba, Kecamatan Labuan? Dilaksanakan di Desa Labuan Panimba yang teletak di Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah, Pada Bulan September hingga Oktober 2025. Penelitian ini menggunakan 31 ekor ternak induk sapi Donggala, yang dipilih berdasarkan kriteria kesehatan ternak yang baik, tidak dalam keadaan bunting, dan memiliki skor kondisi tubuh yang bervarisai. Penelitian ini dianalisis menggunakan uji t independent samples test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara SKT dan pertambahan bobot badan harian pada induk sapi Donggala yang mendapatkan pakan tambahan menunjukkan perbedaan yang tidak berpengaruh nyata terhadap pertambahan bobot badan harian (p > 0,05), namun memberikan perbedaan yang nyata terhadap konsumsi pakan tambahan (p < 0,05), dimana induk sapi dengan skor kondisi tubuh (SKT) ? 2 memiliki konsumsi pakan lebih tinggi dibandingkan dengan SKT < 2. Kata Kunci : Sapi Donggala, Pakan Tambahan, Bobot Badan, Konsumsi Pakan |