| JudulStatus Faali Induk Sapi Donggala Sebelum Dan Sesudah Diberi Pakan Tambahan Berdasarkan Skor Kondisi Tubuh Di Desa Binangga |
| Nama: ANDI FITRAH ADITHYA RAMADHAN |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak ANDI FITRAH ADITYAH RAMADHAN (O12122064) Status Faali Induk Sapi Donggala Yang Diberi Pakan Tambahan berdasarkan Skor Kondisi Tubuh Di kecamatan Marawola,(Dibimbing Oleh Dr. Ir Yohan Rusdiantono,M.Si. dan Ir.Muhamad Ilyas Mumu, S.Pt., M.Ag.Sc.,Ph.D.,IPU.,ASEAN Eng.,APEC Eng. 2026). Pencerminan fungsi normal organ tubuh, seperti sistem metabolisme, reproduksi, dan sirkulasi darah dapat diukur dari kondisi status faali sebagai salah satu gambaran umum status fisiologis ternak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status faali induk sapi Donggala yang diberi pakan tambahan dan membandingkan status faali antara skt. Desain penelitian menggunakan Aaalisis deskriptif berdasarkan parameter yang diukur yaitu temperature tubuh, frekuensi nafas dan denyut jantung. Ternak dikelompokkan berdasarkan skor kondisi tubuh. Variabel penelitian yaitu frekuensi detak jantung yang dihitung dengan mendengarkan detak jantung di daerah dada menggunakan alat stetoskop, sedangkan respirasi diukur dengan meletakkan punggung tangan di dekat hidung sapi Pengukuran suhu rektal (Tr), dan pengukuran suhu rektal dilakukan menggunakan termometer rektal/klinis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa induk sapi Donggala pada veriabel frekuensi respirasi berbeda tidak nyata pada pengukuran siang hari dan berbeda nyata pada pagi dan sore hari (P<0,05) terhadap pemberian pakan tambahan. pada pengukuran pagi hari yang tidak diberi pakan tambahan, dan pada induk yang diberi pakan tambahan menunjukkan pengaruh yang sangat nyata (P<0,01). Pada induk sapi Donggala berbeda tidak nyata pada pagi dan siang hari, dan berbeda nyata pada sore hari terhadap pemberian pakan tambhan. yang diberi pakan tambahan maupun yang tidak diberi pakan tambahan. Frekuensi denyut jantung pada induk sapi Donggala berbeda nyata pada pagi dan sore hari serta berbeda sangat nyata pada siang hari terhadap pemberian pakan tambahan. Induk sapi Donggala pada berbeda sangat nyata pada pagi hari dan pada siang dan sore hari berbeda sangat nyata. Temperatul rektal induk sapi Donggala pada pagi hari berbeda sangat nyata sedangkan pada siang dan sore hari berbeda tidak nyata terhadap pemberian pakan tambahan. Untuk skor kondisi tubuh Menunjukkan berbeda sangat nyata pada pagi dan sore hari sedangkan pada siang hari berbeda tidak nyata terhadap pemberian pakan tambahan. Simpulan bahwa pemberian pakan berpengaruh terhadap veriabel status fisiologi seperti frekuensi respirasi,denyut jantung dan temperetul rektal pada masing-masing kelompok Kata Kunci : Sapi Donggala, Respirasi,Denyut Jantung,Temperatur Rektal |