| JudulPersepsi Masyarakat Terhadap Peternakan Babi Di Desa Jono Oge Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi |
| Nama: LUIS CAHYA NOVITA SATIGI |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Luis Cahya Novita Satigi (O12122050) Persepsi Masyarakat Terhadap Keberadaan Peternakan Babi di Desa Jono Oge Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi (M. Tanari dan I. W. Sulendre 2026). Desa Jono Oge merupakan salah satu desa di Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi yang masyarakatnya sebagian besar bermata pencaharian di sektor pertanian dan peternakan, termasuk usaha peternakan babi. Keberadaan peternakan babi di lingkungan masyarakat dapat menimbulkan persepsi yang berbeda, baik dari aspek lingkungan maupun sosial ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap keberadaan peternakan babi di Desa Jono Oge Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi.Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai Februari 2026 di Desa Jono Oge Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. Penentuan lokasi dilakukan secara purposive sampling dengan pertimbangan bahwa desa tersebut merupakan salah satu wilayah yang memiliki usaha peternakan babi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 42 orang yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner. Variabel yang diamati meliputi aspek bau, suara, pengolahan limbah, serta sosial budaya dan ekonomi. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan skoring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap aspek bau memperoleh nilai skor 176 dengan kategori tidak terganggu. Aspek suara memperoleh nilai skor 141 dengan kategori tidak terganggu. Aspek pengolahan limbah memperoleh nilai skor 129 dengan kategori tidak terganggu. Sementara itu, aspek sosial budaya dan ekonomi memperoleh nilai skor 336 dengan kategori sangat diterima. Secara keseluruhan, total persepsi masyarakat terhadap keberadaan peternakan babi memperoleh nilai skor 782 yang berada pada kategori tidak terganggu. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa masyarakat Desa Jono Oge masih dapat menerima keberadaan peternakan babi karena manfaat sosial ekonomi yang dirasakan lebih besar dibandingkan dampak negatif yang ditimbulkan. Sistem pengelolaan limbah yang cukup baik serta hubungan sosial yang harmonis menjadi faktor utama yang mendukung terbentuknya persepsi positif masyarakat terhadap keberadaan peternakan babi di Desa Jono Oge. Kata kunci: persepsi masyarakat, peternakan babi, sosial ekonomi, limbah, Desa Jono Oge |