| JudulPemberian Kecap Daun Gamal (Gliricidia Sepium)terhadap Bobot Dan Persentase Non Karkas Eksternal Kambing Kacang |
| Nama: MOH RAGIL |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Moh. Ragil (O12122023) Pemberian Kecap Daun Gamal (Gliricidia sepium) terhadap Bobot dan Persentase Non Karkas Eksternal Kambing Kacang. (Mustafa dan Nova Rugayah, 2026). Daun gamal (Gliricidia sepium) telah lama dikenal sebagai sumber protein tinggi (20?30%), tetapi pemanfaatannya sering terkendala oleh laju degradasi protein yang terlalu cepat di dalam rumen, yang mengakibatkan pembuangan amonia secara sia-sia. Inovasi pengolahan daun gamal menjadi kecap merupakan upaya strategis untuk meningkatkan palatabilitas pakan dan menyediakan keseimbangan energi-protein yang lebih baik. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi apakah suplementasi kecap daun gamal dapat meningkatkan performa pertumbuhan melalui pengamatan komponen tubuh non-karkas. Penelitian ini dilaksanakan di kandang percobaan milik Prima BREED Farm, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, dari tanggal 8 Mei 2025 sampai tanggal 22 Juli 2025. Penelitian ini menggunakan 15 ekor kambing Kacang jantan berumur 6–18 bulan dengan bobot badan berkisar 6,18-17,76kg. Desain penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 3 perlakuan dan 5 kelompok sebagai ulangan. Konsentrat yang diberikan sebanyak 1,0?ri bobot badan ternak berdasarkan bahan kering. Perlakuan terdiri dari P0 = konsentrat tanpa kecap daun gamal, P1 = kecap daun gamal 10,0?ri konsentrat, dan P2 = kecap daun gamal 20,0?ri konsentrat. Peubah yang diamati meliputi bobot komponen non karkas eksternal dan persentase komponen non karkas eksternal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kecap daun gamal hingga level 20?lam pakan tidak memberikan pengaruh nyata terhadap bobot organ non-karkas eksternal seperti. Hal ini dibuktikan dengan pertumbuhan bagian-bagian tubuh tersebut bersifat stabil dan mengikuti pola pertumbuhan tulang atau kerangka tubuh. Namun, terjadi peningkatan sangat nyata pada persentase komponen non-karkas eksternal terhadap bobot tubuh kosong, yang mencapai angka tertinggi 15,10% pada perlakuan dosis tertinggi. Hal ini terjadi melalui efisiensi daya cerna; penggunaan kecap daun gamal mampu meningkatkan efisiensi metabolisme sehingga jumlah pakan yang tersisa dalam saluran pencernaan menjadi lebih sedikit. Akibatnya, bobot tubuh kosong meningkat secara proporsional dibandingkan bobot hidup total, yang dilihat pada kenaikan persentase komponen eksternal tersebut. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan kecap daun gamal sebagai suplemen pakan dalam konsentrat hingga 20?pat meningkatkan efisiensi pemanfaatan nutrisi pada kambing Kacang jantan. Meskipun tidak mengubah struktur ukuran fisik organ luar secara drastis, inovasi pakan ini secara signifikan memperbaiki proporsi metabolisme tubuh dan profil berat tubuh kosong ternak. Kata Kunci : Bobot dan persentase non karkas eksternal, kambing Kacang, kecap daun gamal |