| JudulStatus Faal Kambing Kacang Yang Diberi Kecap Gamal Dengan Level Berbeda |
| Nama: FIRSHAN |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Firshan (O12121085) Status faal kambing Kacang yang diberi kecap gamal dengan level berbeda. (Mustafa dan Muh. Sadik Arifuddin 2026). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kecap daun gamal dengan level berbeda terhadap status faal kambing Kacang jantan. Pelaksanaan penelitian di Kandang Percobaan milik Prima BREED Farm, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, selama bulan Mei - Juli 2025. Penelitian menggunakan 15 ekor kambing Kacang jantan berumur 6–10 bulan dengan bobot badan berkisar 6,18 – 17,76 kg. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 3 perlakuan dan 5 ulangan. Konsentrat yang diberikan sebanyak 1,0?han kering dari bobot badan. Perlakuan terdiri atas P0 = konsentrat tanpa kecap gamal, P1 = kecap gamal 10,0?ri konsentrat, dan P2 = kecap gamal 20,0?ri konsentrat. Peubah yang diamati meliputi suhu rektal, frekuensi respirasi, dan frekuensi pulsus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kecap daun gamal berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap ketiga parameter fisiologis tersebut. Rataan suhu rektal berturut-turut pada P0, P1, dan P2 adalah 38,31°C; 38,54°C; dan 38,61°C. Rataan frekuensi respirasi 32,73; 33,29; dan 34,33 kali/menit, sedangkan frekuensi pulsus 72,53; 73,31; dan 73,97 kali/menit. Meskipun terdapat perbedaan nyata antar perlakuan, seluruh parameter masih berada dalam kisaran fisiologis normal untuk kambing Kacang, yang menunjukkan bahwa kecap daun gamal hingga level 20% masih dapat ditoleransi dengan baik. Kata Kunci : Kambing Kacang, Kecap Daun Gamal, Status Faal. |