| JudulPENGARUH SKOR KONDISI TUBUH DAN BERAT BADAN INDUK DENGAN BERAT LAHIR DAN BERAT BADAN PEDET UMUR SATU BULAN SAPI DONGGALA DI KECAMATAN LABUAN KABUPATEN DONGGALA |
| Nama: MOH. ANGGA |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Moh. Angga ( O 121 21 044). Pengaruh Skor Kondisi Tubuh Terhadap Berat Badan Induk dengan Berat Lahir dan Berat Badan Pedet Umur Satu Bulan Sapi Donggala di Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala (di bawah bimbingan Bapak Yulius Duma dan Mobius Tanari 2025). Sapi Donggala memiliki daya adaptasi terhadap lingkungan yang sangat baik dan yang tidak kalah penting adalah kemampuannya menggunakan pakan yang rendah kualitasnya. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh skor kondisi tubuh terhadap berat badan induk dengan berat lahir dan berat badan pedet umur satu bulan sapi Donggala yang ada di Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala pada Bulan Mei sampai Juni 2025. Pemilihan lokasi dilakukan secara purposive (sengaja). Penelitian dirancang menggunakan RAL dengan 3 SKT (Skor Kondisi Tubuh) sebagai perlakuan dan ulangan tidak sama, terhadap 20 ekor induk sapi yang telah bunting untuk memperoleh 20 ekor pedet. Hasil menunjukan nilai signifikansi skor kondisi tubuh terhadap bobot badan induk, bobot lahir pedet dan bobot badan umur satu bulan adalah 0,001, 0,120 dan 0,046. Serta hubungan bobot badan induk pada bobot lahir pedet adalah Y = 11,833 +0,047x. Koefisien korelasi (r) = 0,446 dan Koefisien determinasi R² = 0,155 berarti bahwa sebesar 15,5 % variasi (keragaman) pada bobot lahir (Y) dapat dijelaskan oleh variasi pada bobot induk (X). Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi skor kondisi tubuh (SKT), semakin besar pula bobot badan induk sapi Donggala, variasi SKT induk tidak berpengaruh signifikan terhadap berat lahir maupun bobot badan pedet umur satu bulan (P>0,05). Kata Kunci : Sapi Donggala, skor kondisi tubuh, berat badan induk, berat lahir pedet, berat badan pedet umur satu bulan. |