| JudulPengaruh Penggunaan Tepung Daun Kemangi Ocimum Basilicum Terhadap Bobot Relatif Organ Limfoid Dan Visceral Ayam Pedaging |
| Nama: MOH HADI |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Moh Hadi (O121 19 066). Pengaruh Penggunaan Tepung Daun Kemangi Terhadap Bobot Relatif Organ Limfoid dan Organ Visceral Ayam Pedaging (Muhammad Tahir dan Andi Pertiwi Damayanti, 2025). Kemangi (Ocimum Bassilicum) merupakan tanaman obat yang mengandung betakaroten (provitamin A) yang mendukung fungsi antibodi (yang mempengaruhi sistem kekebalan tubuh), sintesis protein yang mendukung proses pertumbuhan, dan bertindak sebagai antioksidan. Kemangi juga mengandung komponen nongizi antara lain senyawa flavonoid dan eugenol, arigin, anetol, boron, dan minyak atsiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan tepung daun kemangi terhadap bobot relatif organ limfoid dan visceral ayam pedaging. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah DOC ayam broiler berjumlah 150 ekor. Pada setiap petakan kandang diisi dengan 6 ekor ayam broiler yang dipelihara sejak umur 1 hari. Penelitian didesain menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 5 ulangan yaitu : P1= Ransum basal tanpa tepung daun kemangi, P2= Ransum basal dengan penggunaan tepung daun kemangi 1%, P3= Ransum basal dengan penggunaan tepung daun kemangi 2%, P4= ransum basal dengan penggumaam tepung daun kemangi 3%, P5= ransum basal dengan penggunaan tepung daun kemangi 4%. Peubah yang diamati yaitu organ limfoid dan organ visceral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh penggunaan tepung daun kemangi berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap organ limfoid; (thymus, bursa fabrisius, limpa), akan tetapi berpengaruh nyata (P<0>0,05) terhadap organ visceral. Kesimpulan dari hasil penelitian ini bahwa penggunaan tepung daun kemangi (Ocimum basilicum) dengan taraf 3% meningkatkan bobot relatif hati namun tidak mempengaruhi organ thymus, bursa fabrisius, dan limfa. Kata kunci: Ayam Ras Pedaging, kemangi, organ limfoid, visceral. |