Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulSTRATEGI PENGEMBANGAN USAHA TERNAK DOMBA DI KELURAHAN LAYANA KECAMATAN MANTIKULORE KOTA PALU
Nama: NURUL MIFTAHUL JANAH
Tahun: 2023
Abstrak
Nurul Miftahul Janah (O 121 15 293). Strategi Pengembangan Usaha Ternak Domba di Kelurahan Layana Kecamatan Mantikulore Kota Palu (Ritha Rahayu dan Andi Jauhar, 2022) Usaha peternakan merupakan suatu keterpaduan antara manajemen produksi dengan manajemen keuangan, dimana manajemen produksi melihat tentang pemakaian input dan output. Bila semakin efektif dan efesien peternak dalam menjalankan hal tersebut maka semakin besar keuntungan yang diperoleh dan semakin kuat posisinya untuk berkompetisi di pasar serta tercapainya tujuan usaha. Oleh karena itu perlu dikaji untuk mengetahui strategi pengembangan usaha ternak domba yang berada di Kelurahan Layana Kecamatan Mantikulore Kota Palu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor eksternal dan internal dan untuk mengetahui strategi pengembangan usaha ternak domba di Kelurahan Layana Kecamatan Mantikulore Kota Palu. Sampel yang digunakan sebanyak 13 peternak yang berada di Kelurahan Layana. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis mengunakan analisis faktor internal dan eksternal serta analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal yang mempengaruhi pengembangan usaha ternak domba di Desa Layana yaitu Karakteristik peternak, pemasaran hasil ternak, modal usaha, tenaga kerja, kepemilikan ternak domba sedangkan faktor eksternal kondisi ekonomi, teknologi, dan pesaing usaha serta strategi pengembangan usaha ternak domba di Kelurahan Layana yaitu menambah modal usaha, membuat koperasi peternak, memperbaiki manajemen usaha untuk menghadapi pesaing, memanfaatkan peluang pasar dan jaringan pemasaran dengan memanfaatkan tekonogi, menjaga loyalitas dengan konsumen, menerapkan strategi harga bersaing dan hasil analisis IFE dan EFE, dimana matriks IFE pengembangan usaha ternak domba di Kelurahan Layana memiliki skor total masing-masing 7,4. Hal ini dapat dikatakan bahwa posisi pengembangan usaha ternak domba berada dalam kuadran I dimana dapa mempertahankan kemampuan internal yang kuat dan eksternal yang tinggi. Tempat usaha/perusahaan seperti ini dapat dikendalikan dengan strategi growt and build (tumbuh dan membangun) Kata Kunci: Usaha ternak domba, Faktor Internal dan eksternal, Pengembangan Usaha

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up