Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulANALISIS PROFITABILITAS USAHA PETERNAKAN AYAM KAMPUNG LOKAL (STUDI KASUS : USAHA PETERNAKAN P4S UNGGUL SEJATI DESA MPANAU KECAMATAN SIGI BIROMARU KABUPATEN SIGI)
Nama: Fadil
Tahun: 2019
Abstrak
RINGKASAN Fadil (O 121 14 029). Analisis Profitabilitas Usaha Peternakan Ayam Kampung Lokal (Studi Kasus : Usaha Peternakan P4S Unggul Sejati Desa Mpanau Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi). (Haerani Maksum dan Afandi, 2019) Beternak ayam kampung telah menjadi bagian dari sistem budidaya masyarakat peternak dan memiliki peranan besar dalam menumbuhkan perekonomian masyarakat di perdesaan karena memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profitabilitas usaha peternakan ayam kampung lokal P4S Unggul Sejati Desa Mpanau Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi berdasarkan rasio Profit Margin On Sales, Return On Asset (ROA) dan Return On Equity (ROE). Penelitian ini telah dilaksanakan pada tanggal 02 Agustus – 02 September tahun 2018. Desain penelitian yang digunakan dalam pelaksanaan penelitian ini adalah studi kasus (case study method). Penentuan responden dilakukan secara sengaja (purposive sampling) yakni 1 orang pimpinan dan 3 orang karyawan yang kompeten. Model analisis menggunakan metode deskriptif, analisis profitabilitas rasio Profit Margin On Sales, Return On Asset (ROA), Return On Equity (ROE). Hasil penelitian menunjukkan persentase profitabilitas rasio Gross Profit Margin (GPM) tertinggi sebesar 7,69 % sedangkan terendah 6,95 %. Dengan rata-rata persentase sebesar 7,47 %. Berada dibawah rata-rata persentase standar industri untuk Gross Profit Margin (GPM) yaitu sebesar 28 %. Net Profit Margin (NPM) tertinggi sebesar 7,64 % sedangkan terendah 6,90 %. Dengan rata-rata persentase sebesar 7,42 %. Berada dibawah rata-rata persentase standar industri untuk Net Profit Margin (NPM) yaitu sebesar 28 %. Return On Asset (ROA) tertinggi sebesar 2,83 % sedangkan terendah sebesar 2,35 %. Dengan rata-rata persentase sebesar 2,74 %. Berada dibawah rata-rata persentase standar industri untuk Return On Asset (ROA) yaitu sebesar 20 %. Return On Equity (ROE) tertinggi sebesar 5,69 % sedangkan terendah sebesar 3,47 %. Dengan rata-rata persentase sebesar 4,90 %. Berada dibawah rata-rata persentase standar industri untuk Return On Equity (ROE) yaitu sebesar 30 %. Perusahaan kurang baik dalam mengelola manajemen perusahaan sehingga Gross Profit Margin (GPM) mengalami fluktuatif. Melihat Net Profit Margin (NPM) yang masih mengalami fluktuatif perusahaan belum mampu menghasilkan laba yang stagnan. Kemungkinan terjadi penurunan total aktiva pada rasio Return On Asset (ROA) melihat dari kecenderungan laba bersih setelah pajak yang masih fluktuatif. Rata-rata persentase berada jauh dibawah persentase standar industri. Pada profitabilitas rasio Return On Equity (ROE) keuntungan yang dihasilkan lebih besar dibandingkan modal yang dikeluarkan. Kata kunci : Profitabilitas, Ayam Kampung Lokal, Sigi Biromaru

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up