| JudulINTERVENSI MOBILISASI TERHADAP PENCEGAHAN RESIKO LUKA TEKAN PADA PASIEN INTOLERANSI AKTIVITAS DI RUANGAN ICVCU RSUD UNDATA SULAWESI TENGAH |
| Nama: NURUL AZZAHRAH KAMIL |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Intervensi Mobilisasi Terhadap Pencegahan Resiko Luka Tekan Pada Pasien Intoleransi Aktivitas diruangan ICVCU RSUD Undata Sulawesi Tengah NURUL AZZAHRAH KAMIL Program Studi D-III Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako Windu Unggun Cahya Jalu Putra, S.Kep., Ns., M.Kep Pendahuluan: Luka tekan (pressure sore) merupakan masalah serius pada pasien tirah baring dengan intoleransi aktivitas yang berkepanjangan, yang dapat memperpanjang masa rawat. Mobilisasi merupakan salah satu intervensi keperawatan utama untuk mencegah terjadinya luka tekan. Tujuan diketahuinya efektivitas Intervensi mobilisasi terhadap pencegahan risiko luka tekan pada pasien intoleransi aktivitas di Ruangan ICVCU RSUD Sulawesi Tengah. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subjek dalam studi kasus ini berjumlah 2 orang pasien intoleransi aktivitas yang memenuhi kriteria Inklusi. Intervensi berupa mobilisasi posisi (miring kanan dan kiri) dilakukan setiap 2 jam. Pengukuran risiko luka tekan dilakukan dengan Skala Braden selama intervensi. Hasil: Pada klien 1 (Tn.S), skor braden awal adalah 13 (resiko sedang) dan setelah 7 hari intervensi menurun menjadi 11 (resiko tinggi) hal ini disebabkan oleh status nutrisi dan IMT (indeks massa tubuh) 14,7 pada Tn.S. Pada klien 2 (Ny.D) skor braden awal adalah 15 (resiko rendah) dan setelah intervensi meningkat menjadi 16 (resiko rendah) kedua pasien tidak mengalami luka tekan selama periode pengamatan. Kesimpulan: Berdasarkan intervensi mobilisasi perubahan posisi setiap 2 jam terbukti berpengaruh signifikan dalam menurunkan risiko luka tekan pada pasien Intoleransi Aktivitas di Ruangan ICVCU RSUD Sulawesi Tengah. Saran: diharapkan penelitian selanjutnya dapat mengkombinasikan intervensi mobilisasi dengan tindakan lain seperti massage atau penggunaan alat bantu permukaan khusus agar hasil penelitian lebih optimal. Kata Kunci: Mobilisasi, Luka Tekan, Tirah Baring. |