| JudulHUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS TALISE |
| Nama: NANDA KHOIRUNISA |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Talise Nanda Khoirunisa (2025) Program Studi D-III Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako Ns. Hasnidar, M.Kep ABSTRAK Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang banyak terjadi dan menjadi faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Kepatuhan minum obat menjadi kunci dalam mengendalikan tekanan darah, namun masih banyak pasien yang tidak patuh. Pengetahuan yang baik diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Talise. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 66 responden, diambil menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan (Hypertension Fact Questionnaire) dan kepatuhan (Morisky Medication Adherence Scale). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square pada tingkat signifikansi 0,05. Sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan sedang (69,7%), pengetahuan rendah (24,2%), dan hanya sedikit yang memiliki pengetahuan tinggi (6,1%). Sebanyak 57,6% responden tergolong patuh dalam minum obat, sementara 42,4% tidak patuh. Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat antihipertensi (p-value = 0,000). Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan pasien tentang hipertensi dengan kepatuhan minum obat antihipertensi. Pengetahuan yang baik berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan pasien. Kata Kunci : Hipertensi, pengetahuan, kepatuhan, minum obat, Puskesmas Talise |