Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulHUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE BALITA PASCA GEMPA DAN LIKUIFAKSI DI PENGUNGSIAN WILAYAH KERJA PUSKESMAS BIROMARU
Nama: DELA FEBRIANTI
Tahun: 2019
Abstrak
ABSTRAK DELA FEBRIANTI. Hubungan Sanitasi Lingkungan dengan Kejadian Diare Balita Pasca Gempa dan Likuifaksi di Pengungsian Wilayah Kerja Puskesmas Biromaru (di bawah bimbingan Herawanto). Peminatan Epidemiologi Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tadulako 2019 Penyakit diare merupakan penyakit menular yang sangat potensial terjadi di daerah pengungsian maupun wilayah yang terkena bencana, yang biasanya sangat terkait erat dengan kerusakan, keterbatasan penyediaan air bersih dan sanitasi dan diperburuk oleh perilaku hidup bersih dan sehat yang masih rendah. Penyakit diare di Kabupaten Sigi menempati urutan ke 3 pasca bencana dan terdapat 444 kasus yang mengalami diare. Peningkatan diare balita di pengungsian wilayah kerja Puskesmas Biromaru ditunjukan dari 38 kasus menjadi 172 kasus pasca bencana. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan penyediaan air bersih, pemanfaatan jamban dan kondisi tempat pembuangan sampah dengan kejadian diare di pengungsian wilayah kerja Puskesmas Biromaru. Penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah 442 orang ibu di empat titik pengungsian yang memiliki balita 0-59 bulan dan sampel sebanyak 137 orang yang diambil secara stratifide random sampling. Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian uji chi-square menunjukkan ada hubungan penyediaan air bersih (? = 0,035), kondisi tempat sampah (? = 0,048) dan pemanfaatan jamban (? = 0,035) dengan kejadian diare balita pasca gempa dan likuifaksi di pengungsian wilayah kerja Puskesmas Biromaru. Adapun saran dalam penelitian ini yaitu sebaiknya petugas kesehatan melakukan penyuluhan secara terus menerus sampai masyarakat mamahami akibat dari pemakaian sumber air yang tidak terlindung, tidak memanfaatkan jamban yang telah disediakan di pengungsian serta menggunakan tempat sampah yang memenuhi syarat kesehatan untuk mencegah diare pasca bencana. Kata Kunci: Diare, Sanitasi, Pengungsian, Pasca Gempa dan Likuifaksi

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up