| JudulHubungan Beban Kerja Mental Dengan Kualitas Tidur Pada Mahasiswa Preklinik Prodi Kedokteran |
| Nama: ARVA FAUZAN SYAH |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Latar Belakang: Mahasiswa merupakan salah satu kelompok yang rentan mengalami kualitas tidur buruk. Kualitas tidur buruk selain memengaruhi kesehatan mahasiswa juga dapat memengaruhi kegiatan perkuliahan. Rasa kantuk di siang hari yang berlebihan menyebabkan proses pembelajaran yang kurang aktif sehingga mahasiswa sulit menerima informasi, berinteraksi dan berdiskusi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri hubungan beban kerja mental dengan kualitas tidur pada mahasiswa Preklinik Prodi Kedokteran. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif dengan desain cross-sectional observasional. Metode pengambilan sampel dilakukan secara simple random sampling pada 164 total populasi mahasiswa fakultas kedokteran angkatan 2025. Hasil: Jumlah responden yang memenuhi kriteria yaitu 127 responden. Melalui data hasil, didapatkan sebanyak 102 (80,3%) responden mengalami kualitas tidur buruk dan sebanyak 39 (30,7%) responden menganggap keseluruhan beban kerja mental yang dihadapi berdada di kategori usaha agak besar Uji korelasi spearman antara kedua variabel memberikan hasil nilai p=0,049. Kesimpulan: Berdasarkan hasil ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara beban kerja mental dengan kualitas tidur pada mahasiswa Preklinik Prodi Kedokteran. Kata Kunci: Beban Kerja Mental, Kualitas Tidur, Mahasiswa Kedokteran |