| JudulANALISIS HUBUNGAN ANTARA PERSONAL HYGIENE DENGAN INFEKSI PROTOZOA USUS PADA ANAK USIA 7-12 TAHUN DI WILAYAH SALENA, KELURAHAN BULURI, KOTA PALU |
| Nama: HOTMA BAGAS RAFAEL PANJAITAN |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak ABSTRAK Latar belakang: Infeksi protozoa usus merupakan penyakit Neglected Tropical Disease yang masih menjadi masalah kesehatan, terutama pada anak-anak di daerah sanitasi rendah. Wilayah Salena memiliki kondisi sanitasi lingkungan terbatas. Akses air bersih kurang memadai, berpotensi meningkatkan risiko penularan infeksi ini. Tujuan: Menganalisis hubungan antara tingkat personal hygiene dengan kejadian infeksi protozoa usus pada anak usia 7-12 tahun di Wilayah Salena, Kota Palu. Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain cross-sectional pada 60 anak yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data personal hygiene diperoleh melalui kuesioner, sedangkan infeksi protozoa usus melalui pemeriksaan feses metode konsentrasi formol-ether. Analisis data menggunakan Fisher’s Exact Test. Hasil: Prevalensi infeksi protozoa usus sangat tinggi sebesar 85% (51 anak). Spesies protozoa meliputi Entamoeba histolytica (75%), Balantidium coli (36,7%), dan Giardia lamblia (31,7%). Sebagian besar responden (96,7%) memiliki personal hygiene kurang dan buruk. Hasil uji bivariat nilai p = 0,011. Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara tingkat personal hygiene dengan kejadian infeksi protozoa usus pada anak usia 7-12 tahun di Wilayah Salena. Semakin buruk tingkat personal hygiene, semakin tinggi kemungkinan infeksi protozoa usus. Kata kunci: Infeksi protozoa usus, personal hygiene, sanitasi, anak-anak, Entamoeba histolytica. |