| JudulGAMBARAN RIWAYAT PENGOBATAN TUBERKULOSIS RESISTAN OBAT (TB-RO) DI RSUD ANUTAPURA PERIODE 2022-2024 |
| Nama: CALISA IZKIE MAYMANA |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak GAMBARAN RIWAYAT PENGOBATAN TUBERKULOSIS RESISTAN OBAT (TB-RO) DI RSUD ANUTAPURA PERIODE 2022-2024 Calisa Izkie Maymana1, Nur Syamsi2, Ayu Sekarani Damana Putri3, Andi Nur Asrinawati4 1 Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako 2Departemen Farmakologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako 3Departemen Parasitologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako 4Departemen Mikrobiologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako ABSTRAK Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) merupakan infeksi menular yang menyerang paru-paru dan masih menjadi masalah kesehatan global. Ketidakteraturan pengobatan TB menyebabkan munculnya Tuberkulosis Resistan Obat (TB-RO), yaitu kondisi ketika bakteri tidak lagi responsif terhadap obat lini pertama. TB-RO kini menjadi tantangan utama dalam pengendalian TB, termasuk di Indonesia yang masih mencatat jumlah kasus tinggi. Di Sulawesi Tengah, kasus TB dan TB-RO terus meningkat, sementara angka penyelesaian terapi belum optimal. Kondisi ini menegaskan perlunya gambaran riwayat pengobatan pasien TB-RO, khususnya di RSUD Anutapura Kota Palu sebagai rumah sakit rujukan Sulawesi Tengah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan riwayat pengobatan pasien TB-RO di RSUD Anutapura periode 2022-2024, yang meliputi klasifikasi TB-RO, jenis rejimen OAT yang diberikan, tingkat kepatuhan pengobatan, status awal kasus, status akhir, serta karakteristik pasien berdasarkan jenis kelamin dan usia. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif berdesain observasional deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Data sekunder diperoleh dari RSUD Anutapura tahun 2022–2024. Sampel penelitian berjumlah 34 pasien dan diperoleh melalui teknik total sampling. Menggambarkan riwayat pengobatan pasien TB-RO. Hasil: Sebagian besar pasien TB-RO yang diteliti berada pada kelompok usia 25-34 tahun dan didominasi oleh laki-laki. Mayoritas pasien berasal dari wilayah Kota Palu dan memiliki riwayat pengobatan TB sebelumnya. Berdasarkan klasifikasi, kasus TB-RR merupakan tipe yang paling banyak dijumpai, diikuti TB-MDR dan tipe resistensi lainnya. Sebagian besar pasien menerima rejimen pengobatan jangka panjang (20 bulan). Kesimpulan: Sampel penelitian didominasi oleh kelompok usia 25-34 tahun, laki-laki, dan merupakan kasus baru. TB-RR merupakan jenis resistensi yang paling banyak ditemukan. Kata Kunci: Tuberkulosis, Tuberkulosis Resistan Obat, TB-RR, TB-MDR |