Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulFAKTOR DETERMINAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN GAGAL GINJAL KRONIK PADA PASIEN YANG MENJALANI HEMODIALISA DI RSUD ANUTAPURA PALU
Nama: GARCIA BUNGARAN SITMMU
Tahun: 2026
Abstrak
Latar Belakang: Prevalensi gagal ginjal kronik di Indonesia pada tahun 2013 tercatat sebanyak 499.800 orang (0,2%) dan mengalami peningkatan pada tahun 2018 menjadi 713.783 orang (0,38%). Data Dinas Kesehatan Kota Palu tahun 2018 juga menunjukkan bahwa persentase penderita gagal ginjal kronik stadium 5 di Kota Palu mencapai 11,79%, dengan jumlah kasus sebanyak 5.909 jiwa.Tingginya angka kejadian GGK merupakan masalah kesehatan global yang cenderung meningkat tiap tahun. Urgensi penelitian ini terletak pada tingginya angka kejadian GGK yang cenderung meningkat tiap tahun, sementara upaya pencegahan dan deteksi dini masih terbatas. Tujuan: Menganalisis faktor determinan yang berhubungan dengan kejadian gagal ginjal kronik pada pasien yang menjalani hemodialisa di RSUD Anutapura Palu Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan case control dengan pengambilan sampel purposive sampling. Pada kelompok kasus sebanyak 50 orang dan kelompok kontrol sebanyak 100 orang sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Analisis data menggunakan analisis chi square dan regresi logistik. Hasil: Hasil analisis data ditemukan p value < 0> 0,05 yaitu jenis kelamin, riwayat keluarga dan riwayat merokok. Diabetes melitus memiliki OR 17,519. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara usia, hipertensi, diabetes melitus, urolithiasis, obesitas, minuman energi dan minuman alkohol dengan kejadian GGK dan tidak ada hubungan yang signifikan antara jenis kelamin, riwayat keluarga dan merokok dengan kejadian GGK. Diabetes melitus merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap kejadian GGK. Kata Kunci: Gagal Ginjal Kronik, Faktor Determinan dan Hemodialisa

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up