| JudulHUBUNGAN ANTARA SCORING DENGAN STOP-BANG KUESIONER PADA RISIKO OBSTRUCTIVE SLEEP APNEA TERHADAP KEJADIAN ARITMIA |
| Nama: AFZAAL FAKHRI AHMAD TAHIR |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Latar Belakang: Aritmia merupakan gangguan irama jantung yang signifikan secara global, dengan prevalensi meningkat seiring bertambahnya usia dan faktor komorbid seperti obesitas dan hipertensi. Obstructive sleep apnea (OSA) merupakan gangguan tidur yang ditandai dengan henti napas berulang akibat obstruksi jalan napas atas, yang memicu hipoksia intermiten dan aktivasi sistem saraf simpatis. OSA terbukti berkaitan erat dengan berbagai komplikasi kardiovaskular, termasuk hipertensi dan aritmia. Tujuan: Untuk mengetahui adanya hubungan antara risiko obstructive sleep apnea (OSA) dengan kejadian aritmia di RSUD Undata Palu. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan sampel 48 pasien aritmia. Data dikumpulkan melalui kuesioner STOP-BANG untuk menilai risiko OSA (skor ?3 berisiko tinggi) dan diagnosis aritmia berdasarkan rekam medis. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dan regresi poisson robust. Hasil: Dari 48 responden, 18 (37,5%) berisiko OSA dan 20 (41,7%) mengalami aritmia. Analisis bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara risiko OSA dengan kejadian aritmia (p < 0,001). Responden berisiko OSA memiliki risiko aritmia 1,9 kali lebih tinggi dibandingkan yang tidak berisiko (PR = 1,933; IK 95% = 1,846-2,025). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara risiko Obstructive Sleep Apnea (OSA) dengan kejadian aritmia di RSUD Undata Kota Palu. Kata Kunci: Obstructive Sleep Apnea, STOP-BANG, Aritmia. |