| JudulHUBUNGAN ANTARA KEPATUHAN IBU UNTUK KE POSYANDU DENGAN PERKEMBANGAN BALITA USIA 12-24 BULAN PADA WILAYAH KERJA PUSKESMAS TALISE TAHUN 2023-2024 |
| Nama: INAYAH ARDHA WULANDARI |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak ABSTRAK Latar belakang: Perkembangan balita dipengaruhi oleh stimulasi, gizi, kesehatan, dan pemantauan rutin. Posyandu memfasilitasi deteksi dini perkembangan melalui KPSP, sebuah alat skrining yang digunakan untuk menilai kesesuaian perkembangan anak dengan usianya. Ketidakpatuhan ibu berkunjung ke posyandu dapat membuat proses penilaian ini terlambat, sehingga gangguan perkembangan tidak segera terdeteksi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepatuhan ibu berkunjung ke posyandu dengan perkembangan balita usia 12–24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Talise tahun 2023–2024. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif cross-sectional. Sampel sebanyak 90 ibu dipilih dengan purposive sampling. Kepatuhan dinilai melalui frekuensi kunjungan posyandu dalam satu tahun, dan perkembangan balita menggunakan KPSP. Analisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian memperlihatkan bahwa 75 ibu hadir secara rutin ke posyandu, sedangkan 15 ibu tidak memenuhi frekuensi kunjungan yang dianjurkan. Dari aspek perkembangan, 69 balita berada pada kategori sesuai usia dan 21 balita berada pada kategori meragukan. Uji statistik menunjukkan hubungan yang signifikan antara kepatuhan kunjungan posyandu dan perkembangan balita (p = 0,039), menguatkan peran pemantauan berkala dalam mendukung perkembangan anak. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara Kepatuhan ibu berkunjung ke posyandu dengan perkembangan balita usia 12–24 bulan. Kata kunci: Kepatuhan, posyandu, perkembangan balita, KPSP |