| JudulFAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN CA PARU DI RSUD UNDATA PALU TAHUN 2024 |
| Nama: DWI MUIS SAPUTRA RAUF |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN CA PARU DI RSUD UNDATA PALU TAHUN 2024 Dwi Muis Saputra Rauf1, Diah Mutiarasari2, Ayu Sekarani Damana Putri3, Miranti4 1Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako 2Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat/IKM – Kedokteran Komunitas, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako 3Departemen Parasitologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako 4Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat/IKM – Kedokteran Komunitas, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako Email : dwimuissaputrarauf005@gmail.com ABSTRAK Latar Belakang : Kanker paru (Ca paru) merupakan penyakit keganasan pada organ paru. Di Indonesia terakhir pada tahun 2022 kasus baru mencapai 34.783 kasus, menempati peringkat ketiga dengan angka kematian tertinggi mencapai 30.843 orang. Data Dinas Kesehatan Kota Palu pada tahun 2024 ca paru dengan kelompok umur 45-70 tahun sebanyak 358 kasus dengan risiko rendah sebanyak 54.0 kasus (15,1%), risiko sedang sebanyak 289.0 kasus (80,7%), dan risiko tinggi sebanyak 15.0 kasus (4,2%). Tujuan : Menganalisis berbagai faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian ca paru di RSUD Undata Palu tahun 2024. Metode : Penelitian kuantitatif observasional dengan desain cross-sectional melibatkan 49 responden dari data rekam medis. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman’s rho. Hasil : Responden didominasi oleh usia < 60 tahun (53,1%) dan jenis kelamin laki-laki (71,4%). Mayoritas pasien menderita jenis Non Small Cell Lung Carcinoma (NSCLC) sebesar (77,6%). Riwayat merokok pasif ditemukan lebih dominan (77,6%) dibandingkan aktif (22,4%). Hasil uji statistik menunjukkan variabel Ca paru memiliki koefisien korelasi murni (r = 1,000; p = 0,000). Analisis hubungan menunjukkan bahwa faktor usia (p = 0,575) dan jenis kelamin (p = 0,109) tidak berhubungan signifikan dengan Ca paru. Sementara itu, riwayat merokok berhubungan signifikan dengan Ca paru (r = 0,345; p = 0,015). Kesimpulan : Kejadian Ca paru tidak berhubungan signifikan dengan faktor usia dan jenis kelamin namun berhubungan signifikan dengan riwayat merokok di RSUD Undata Palu. Kata Kunci : Ca paru, Usia, Jenis Kelamin, Merokok |