| JudulStres Akademik Dan Korelasinya Terhadap Emotional Eating Siswa SMAN 2 PALU |
| Nama: FATIKACHAMARAPUTRI |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Latar belakang: Stres akademik merupakan salah satu permasalahan yang banyak dialami oleh siswa SMA dan dapat mempengaruhi perilaku makan, termasuk munculnya emotional eating. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara stres akademik dan korelasinya terhadap emotional eating pada siswa SMA Negeri 2 palu. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain koresional untuk menguji hubungan antara stres akademik dan emotional eating pada siswa. Sampel penelitian berjumlah 86 siswa kelas XII SMA Negeri 2 Palu yang dipilih melalui teknik purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen kuesioner Perceived Sources of Academic stress untuk mengukur tingkat stres akademik dan Dutch Earing Behavior Questionnaire (DEBQ) untuk menilai emotional eating. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman`s rho dengan tingkat signifikan 0,5% untuk menentukan adanya hubungan antara kedua variabel. Hasil penelitian: Menunjukan bahwa sebagian besar siswa berada pada kategori stres akademik sedang, dan emotional eating berada pada kategori rendah. Uji korelasi Spearman`s rho menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara stres akademik dan emotional eating (r = 0,406; p = 0,004). Kesimpulan: Stres akademik memiliki hubungan positif dengan emotional eating pada siswa SMA Negeri 2 Palu. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi tingkat stres akademik yang di alami siswa, semakin besar kecenderungan mereka untuk mengalami emotional eating. Kata kunci: Stres akademik, emotional eating, siswa SMA |