Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulUJI TOKSISITAS EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa Oleifera L.) BERASAL DARI KABUPATEN SIGI SECARA IN VITRO DENGAN METODE BSLT (Brine Shrimp Lethality Test)
Nama: FERY
Tahun: 2022
Abstrak
UJI TOKSISITAS EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera L.) BERASAL DARI KABUPATEN SIGI SECARA IN VITRO DENGAN METODE BSLT (Brine Shrimp Lethality Test) Fery*, Miranti**, Tri Setyawati***, Rabiatul Adawiyah*** *Mahasiswa Pendidikan dokter, Fakultas Kedokteran Universitas tadulako ** Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako *** Departemen Biokimia, Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako ABSTRAK Latar belakang: Kabupaten Sigi merupakan salah satu penghasil daun kelor dengan kualitas terbaik di Provinsi Sulawesi Tengah. Daun kelor (moringa oleifera L.) merupakan tanaman yang digunakan sebagai pengobatan berbagai penyakit seperti antidiabetik, antipiretik, dan antiinflamasi. Senyawa fitokimia yang terkandung dalam ekstrak daun kelor antara lain tanin, flavonoid, saponin, steroid, dan kuersetin. Salah satu uji toksisitas yang dilakukan yakni dengan menggunakan metode BSLT atau Brine Shrimp Lethality Test metode ini digunakan untuk menentukan sitotoksisitas suatu senyawa yang dihasilkan dari ekstrak tumbuhan menggunakan larva udang Artemia salina Leach sebagai analit biologis. Tujuan: Untuk menentukan toksisitas dari ekstrak daun kelor (Moringa oleifera) metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) dengan menggunakan LC50 sebagai parameter uji. Metode: Desain penelitian Eksperimental laboratorium dengan rancangan Pre-Experimental. Sampel penelitian adalah ekstrak daun kelor dan larva udang yang dikelompokkan menjadi 6 kelompok, 0, 200, 400, 600, 800 dan 1000 ppm dalam 2 ?L. Analisis data dilakukan dengan analisis Probit. Hasil: Uji fitokimia positif yang didapatkan dari ekstrak daun kelor yakni tanin, flavonoid, saponin, steroid, dan kuersetin, sedangkan untuk uji fitokimia yang negatif antara lain alkaloid (wagner, mayer, dragendorf), quinon, triterpenoid. Pada uji kuersetin didapatkan kadar sebanyak 0,44 mg/g. Pada penelitian ini berdasarkan uji toksisitas dari daun kelor dengan menggunakan metode BSLT (Brine Shrimp Lethality Test) didapatkan hasil LC50 sebesar 255.90 ppm. Kesimpulan: Penentuan LC50 dengan menggunakan metode BSLT (Brine Shrimp Lethality Test) didapatkan hasil 255.90 ppm, dimana untuk ekstrak daun kelor menimbulkan efek toksik pada Larva udang. Kata Kunci: Moringa oleifera, Uji Toksisitas, Fitokimia, Brine Shrimp Lethality Test.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up