Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulHubungan Antara Usia Ibu Dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) Di Rs Anutapura Palu Tahun 2019
Nama: CHAYRUNISA
Tahun: 2022
Abstrak
Latar Belakang: Berdasarkan data WHO tahun 2018, prevalensi BBLR masih cukup tinggi. Prevalensi bayi berat lahir rendah (BBLR) diperkirakan 21?ri seluruh kelahiran di dunia dengan batasan 4,5% - 40?n lebih sering terjadi di negara-negara berkembang, di Asia angka kejadian BBLR yaitu 42,7%. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara usia ibu dengan kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) Di RS Anutapura Palu Periode Tahun 2019. Metode: Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional, pengambilan data menggunakan data sekunder yaitu dari rekam medik, penelitian dilakukan pada tahun 2021. Teknik pengambilan sampel menggunakan total populasi, Analisis data dilakukan secara bivariat dengan menggunakan uji statsistik Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95% (?=0,05). dan Odds Ratio (OR) Hasil: Bahwa hubungan usia ibu dengan kejadian BBLR diperoleh ? value sebesar 0,031 (?<0>35 tahun) berisiko 2,7 kali lebih besar mengalami BBLR dibandingkan dengan ibu yang mempunyai usia risiko rendah (20-35 tahun). Kesimpulan: Diharapkan bagi petugas kesehatan dapat meningkatkan kualitas konseling dan penyuluhan secara intensif kepada Pasangan Usia Subur (PUS) agar proses kehamilan dan persalinan dapat direncanakan dengan baik sehingga kehamilan dan persalinan ibu yang berumur <20>35 tahun dapat dihindari. Kata Kunci : Usia, Ibu, BBLR

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up