Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulCIRI MAKROSKOPIS DAN MIKROSKOPIS BAMBU AMPEL (Bambusa Vulgaris Schrad. Ex J.C.Wendl) ASAL KECAMATAN LAMPASIO, KABUPATEN TOLI-TOLI, SULAWESI TENGAH
Nama: ADITYA
Tahun: 2026
Abstrak
Salah satu jenis bambu yang banyak ditemukan dan dimanfaatkan masyarakat desa Lampasio, Kabupaten Toli-Toli adalah Bambusa vulgaris Schrad. ex J.C.Wendl. Pemanfaatan B. vulgaris di Lampasio belum optimal karena keterbatasan informasi mendalam mengenai karakteristik anatominya. Oleh sebab itu, kajian mengenai ciri makroskopis dan mikroskopis bambu menjadi penting sebagai dasar ilmiah untuk identifikasi, klasifikasi, serta evaluasi kualitas bambu secara tepat sehingga dapat mendukung pengelolaan dan pemanfaatannya secara berkelanjutan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2025 sampai dengan bulan Februari 2026. Bertempat di Laboratorium Pemanfaatan dan Pengolahan Hasil hutan dan Laboratorium Kehutanan dan Lingkungan Terpadu Fakultas Kehutanan, Universitas Hasanudin. Metode penelitian yang digunakan merupakan metode deskriptif kuantitatif. Data primer diperoleh secara langsung melalui pengambilan sampel bambu ampel dari desa Lampasio Kabupaten Toli- Toli. Data primer meliputi pengamatan ciri makroskopis dan mikroskopis. Data sekunder diperoleh dari berbagai literatur, jurnal ilmiah, laporan penelitian, dan sumber pustaka lainnya. Hasil pelenelitian ciri makroskopis menunjukkan bambu Ampel berumpun simpodial dan tegak. Batang bambu Ampel memiliki permukaan halus dan mengkilap, diameter berkisar 6,7-12,1 cm, panjang ruas (internodus) sekitar 52-58 cm, tebal dinding 0,86 cm dan tinggi mencapai 11-18 m, tegak dengan ujung melengkung. Ciri Mikroskopis bambu Ampel (Bambusa vulgaris Schrad. ex J.C.Wendl) memperlihatkan: bambu ampel (B. vulgaris Schrad. ex J.C.Wendl) memiliki tipe ikatan pembuluh III, diameter metaxilem sebesar 165,05, panjang sel parenkim sebesar 81,46 µm dengan diameter 37,29 µm. Serat bambu ampel pada penelitian ini memiliki panjang rata-rata sebesar 1436,44 µm, dengan diameter serat 16,85 µm, diameter lumen 6,72 µm, dan tebal dinding serat 5,49.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up

#