Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulAnalisis Kualitas Mutu Gula Aren Cetak (Arenga Pinnata Merr) Produksi KTH Alam Lestari Dan KTH Mattuju-Tuju Di Kawasan KPH Dampelas Tinombo
Nama: SEFIANA AUDITIRA
Tahun: 2026
Abstrak
Aren (Arenga pinnata Merr) merupakan salah satu HHBK yang banyak diproduksi, salah satunya produksi aren adalah nira yang dapat menghasilkan berbagai produk turunan lainnya, seperti cuka, gula aren (yang biasa juga disebut dengan gula merah atau gula batu). Produksi gula aren di KTH Alam Lestari dan KTH Mattuju-Tuju merupakan produk unggulan dari kedua KTH tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kualitas mutu gula aren cetak yang diproduksi dari KTH di Mattuju-Tuju dan di KTH Alam Lestari. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan mulai bulan November 2025 sampai dengan Januari 2026. Di Laboratorium UPTD Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang Dinas Perdagangan Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan metode experimental dengan 2 sampel yang berasal dari KTH Alam Lestari dan KTH Mattuju-Tuju. Parameter yang di teliti adalah kadar air, kadar abu, kadar gula sebagai sukrosa, dan kadar gula pereduksi. selanjutnya dibandingkan dengan Standarisasi Indonesia (SNI 3743:2021). Hasil penelitian menunjukan kadar air gula aren diperoleh rata – rata adalah 4,98% untuk KTH Alam Lestari, dan 6,92% untuk KTH Mattuju-Tuju. Rata-rata pengujian kadar abu diperoleh 1,69% untuk KTH Alam Lestari, dan 2,07% untuk KTH Mattuju-Tuju. Rata- rata pengujian kadar sukrosa diperoleh 76,81% untuk KTH Alam Lestari, dan 78,61% untuk KTH Mattuju-Tuju. Rata-rata pengujian kadar gula pereduksi diperoleh 2,85% untuk KTH Alam Lestari, dan 3,42% untuk KTH Mattuju-Tuju. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa gula aren cetak dari kedua KTH tersebut dinyatakan telah memenuhi syarat SNI 3743:2021 tentang gula palma. Berdasarkan hasil uji statistik, parameter kadar abu menunjukkan perbedaan yang signifikan dikedua KTH (p < 0> 0,05). Secara deskriptif, gula aren cetak pada KTH Alam Lestari menunjukkan nilai kadar air, kadar abu, dan gula pereduksi yang lebih rendah. Namun secara statistik, perbedaan yang signifikan hanya terdapat pada parameter kadar abu

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up

MUSANG178