| JudulProduktivitas Getah Pinus (Pinus Merkusii Jungh Et De Vries) Menggunakan Stimulansia Lengkuas (Alpinia Galangan) Di Kelurahan Tentena Kecamatan Pamona Puselemna Kabupaten Poso |
| Nama: FITRIANI |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Getah pinus merupakan salah satu hasil hutan bukan kayu yang bernilai komersial dan potensial untuk dikembangkan saat ini. Penyadapan pinus merupakan kegiatan yang cocok bagi negara yang memiliki tegakan pinus untuk menghasilkan biomassa getah yang memberikan manfaat ekonomi dan social. Stimulan organik atau stimulan yang berasal dari tumbuhan memiliki kemampuan yang sama dengan stimulan berbahan dasar asam kuat dan lebih murah, mudah didapat, serta mampu meningkatkan produksi getah. Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan produktivitas getah pinus (Pinus merkusii jungh et de vries) menggunakan stimulansia lengkuas (Alpinia galanga) Di Kelurahan Tentena Kecamatan Pamona Puselemba Kabupaten Poso. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan mulai dari bulan November 2024 – Januari 2025. Lokasi penelitian bertempat di Kelurahan Tentena, Kecamatan Pamona Puselemba, Kabupeten Poso dan Laboratorium Agronomi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako. Metode yang digunakan ialah rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri 5 (lima) perlakuan dan 3 (tiga) ulangan. Menggunakan 15 pohon contoh yang diberikan perlakuan menggunakan stimulansia organik lengkuas, tiap perlakuan dilakukan terhadap 3 (tiga) pohon contoh. Pembaruan luka dilakukan tiap 3 hari sekali, dengan pengambilan getah sebanyak 3 kali panen serta kegiatan pemanenan getah dilakukan setiap 2 minggu sekali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan larutan lengkuas, meningkatkan produktivitas getah pinus secara nyata , tetapi tidak memberikan perbedaan yang signifikan pada kualitasnya. Hasil produksi rata -rata getah tertinggi yaitu P1 yaitu sebanyak 17,75 g/koakan/hari dan terendah pada P4 yaitu 10,59 g/koakan/hari. Perlakuan dengan stimulant lengkuas tidak mengubah warna getah pinus secara visual. Semua perlakuan tidak memenuhi kriteria SNI 7837:2016. Namun, pada sisi produktivitas, pemberian lengkuas 100% memberikan hasil getah tertinggi dibanding perlakuan lainnya. |