| JudulSISTEM PEMASARAN HASIL PRODUKSI SEREH WANGI (Cymbopogon Nardus L.) OLEH BUMDES DESA PULU KECAMATAN DOLO SELATAN |
| Nama: ENDA GUNAWAN |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Enda Gunawan – L13120065, Sistem Pemasaran Hasil Produksi Sereh Wangi (Cymbopogon Nardus L. ) Oleh BUMDES Desa Pulu Kecamatan Dolo Selatan Kabupaten Sigi Di Bimbing oleh Andi Sahri Alam dan Anwar. Sereh wangi (Cymbopogon nardus L.) merupakan salah satu hasil hutan bukan kayu (HHBK) yang patut dibudidayakan karena bersifat ekonomis. Penelitian ini berfokus pada sistem pemasaran hasil produksi sereh wangi (Cymbopogon nardus L.) BUMDES Desa Pulu, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana sistem pemasaran sereh wangi dikembangkan dan dikelola di daerah tersebut serta untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas pemasaran produk sereh wangi. Penelitian ini dilakukan menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling saat pengambilan data dilapangan dengan melihat kriteria pertimbangaan tertentu dengan pendekatan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung dengan anggota BUMDES, masyarakat lokal dan pihak terkait lainnya. Analisis data yang dilakukan adalah analisis margin pemasaran (MP = Pr-Pf) sebagai perbedaan harga yang harus dibayarkan konsumen dengan harga yang diterima Produsen daan Analisis Efisiensi pemasaran yang merupakan analisis untuk mengetahui tingkat efisiensi operasional (atau efisiensi teknis, yaitu tingkat kemampuan menyampaikan atau mendistribusikan barang dalam sistem pemasaran yang berjalan dengan biaya minimum) Ep = TB X 100% /TNP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pemasaran produk sereh wangi dilakukan melalui dua saluran utama, yakni jalur langsung melalui penjualan di tempat produksi dan jalur tidak langsung melalui platform digital. Analisis margin pemasaran menunjukkan bahwa produk dengan margin tertinggi adalah balsem aroma terapi sebesar 33,33%, sedangkan minyak atsiri memiliki margin terendah sebesar 7,69%. Dari sisi efisiensi, hasil perhitungan menunjukkan bahwa tingkat efisiensi pemasaran berada pada angka 28,58%, yang menunjukkan bahwa sebagian kecil dari total pendapatan digunakan untuk biaya pemasaran. Total pendapatan tahun 2023 dari produk sereh wangi mencapai Rp13.287.500, dengan biaya operasional sebesar Rp11.839.656. |