| JudulPOTENSI WISATA ALAM PANTAI TANJUNG DAKO DESA MENDAAN KECAMATAN KARAMAT KABUPATEN BUOL |
| Nama: DINUL FITRONI |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak DINUL FITRONI – L 131 19 345, Potensi Wisata Alam Pantai Tanjung Dako Desa Mendaan Kecamatan Karamat Kabupaten Buol Provinsi Sulawesi Tengah, dibimbing oleh Sri Ningsih dan Sustri. Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki 17.508 pulau dengan panjang garis pantai mencapai 81.000 km, lalu memiliki kawasan pesisir dan laut yang kaya dengan sumber daya hayati, nirhayati, dan jasa-jasa lingkungan. Pada era globalisasi ini, wisata mulai mengarah pada pelestarian lingkungan dan ekologis yang sering disebut dengan ekowisata. Sehingga perlu digali dan dikembangkan guna menjadikan wisatawan yang sadar dan peduli akan lingkungan. Wisata alam adalah salah satu bentuk wisata yang daya tariknya bersumber pada keindahan sumber daya alam dan tata lingkungannya. Salah satu kawasan wisata pantai yang terletak di pesisir pantai Desa Mendaan Kecamatan Karamat Kabupaten Buol adalah wisata Pantai Tanjung Dako. Kawasan wisata ini memiliki daya tarik tersendiri dan menjadi salah satu objek wisata yang sering dikunjungi oleh masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Potensi Wisata Alam Pantai Tanjung Dako Desa Mendaan Kecamatan Karamat Kabupaten Buol Sulawesi Tengah. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi dan wawancara. Dimana untuk melakukan observasi langsung terhadap objek yang dianggap berpotensi dan memiliki daya tarik serta melakukan wawancara terhadap masyarakat sekitar kawasan wisata alam. Penelitian ini dilaksanakan selama dua bulan yaitu pada bulan Maret sampai dengan bulan April 2024, bertempat di Desa Mendaan Kecamatan Karamat Kabupaten Buol. Rumusan masalah penelitian ini bagaimana potensi wisata alam Pantai Tanjung Dako Desa Mendaan Kecamatan Karamat Kabupaten Buol Sulawesi Tengah. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Daerah Operasional Obyek dan Daya Tarik Wisata Alam (ADO-ODTWA) kemudian dianalisis sesuai dengan kriteria penskoringan pada Pedoman Dirjen PHKA tahun 2003 sesuai dengan nilai yang telah ditentukan untuk masing-masing kriteria. Hasil penelitian menyatakan bahwa dalam penilaian kriteria indeks kelayakan dimana untuk kriteria daya tarik diperoleh 77.8%, layak, Aksesibilitas 87.5% layak, dan penilaian sarana dan prasarana 40% layak, potensi daya tarik dengan skor total nilai rata-rata keseluruhan sebesar 68.43% artinya kelayakan wisata alam yang berada di Desa Mendaan ini layak untuk di kembangkan. |